Connect with us

Teknologi

Chip Otak Buatan Elon Musk Makin Canggih! Wanita Ini Berhasil Kendalikan Komputer Lewat Pikiran

Audrey Crews, wanita asal AS yang lumpuh total selama 20 tahun, berhasil menulis namanya hanya dengan pikiran lewat chip otak Neuralink. Ini menjadi tonggak sejarah baru dalam teknologi brain-computer interface.

Logompn

Published

on

Chip otak buatan elon musk makin canggih! wanita ini berhasil kendalikan komputer lewat pikiran
Chip Otak Buatan Elon Musk Makin Canggih! Wanita Ini Berhasil Kendalikan Komputer Lewat Pikiran. Gambar : Kolase X/@NeuraNova9

MPN Indonesia 8 Agustus 2025 - Perusahaan teknologi milik Elon Musk, Neuralink, mencatat tonggak sejarah dengan keberhasilan uji coba chip otak pada seorang wanita bernama Audrey Crews.

Audrey, yang mengalami kelumpuhan total sejak usia 16 tahun akibat kecelakaan mobil, kini bisa menulis namanya di komputer hanya menggunakan pikirannya.

“Saya mencoba menulis nama saya untuk pertama kalinya dalam 20 tahun,” tulis Audrey di platform X @NeuraNova9, sembari membagikan video tanda tangannya menggunakan pena digital berwarna ungu, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (8/8).

Pencapaian ini dikonfirmasi oleh Elon Musk, “Dia mengendalikan komputer sepenuhnya dengan pikirannya.”

Prosedur Implan Neuralink

Audrey yang berasal dari Louisiana, Amerika Serikat, menjadi pasien uji coba chip brain-computer interface (BCI) milik Neuralink di University of Miami Health Centre, awal Agustus ini.

Sebagai “Pasien P9”, Audrey menjalani prosedur implan yang melibatkan:

  • Pengeboran lubang kecil di tengkorak
  • Penanaman 128 benang ultra-tipis ke dalam korteks motorik
  • Pemasangan chip seukuran koin 25 sen di dalam otak

Chip ini tertanam di korteks motorik, yaitu bagian otak yang mengatur gerakan tubuh.

Tujuan dari prosedur ini bukan untuk mengembalikan kemampuan fisik, tetapi memungkinkan telepati digital, mengontrol komputer dan perangkat hanya dengan pikiran.

Audrey juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tim medis, “Salah satu orang termanis yang pernah saya temui.”

Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas

Keberhasilan Audrey menjadi momen penting dalam pengembangan teknologi Neuralink, khususnya dalam membantu penyandang disabilitas berinteraksi dengan perangkat digital secara mandiri.

Sebelumnya, pasien pertama Noland Arbaugh mengalami gangguan teknis, sementara Nick Wray (P8) melaporkan adanya peningkatan kontrol digital setelah prosedur serupa.

Baca Juga:  Kunjungi KSTI 2025, Prabowo Janji Dukung Kemajuan Iptek demi Indonesia Emas

Meski masih dalam tahap uji klinis, hasil awal menunjukkan potensi nyata dari chip otak dalam menghubungkan otak manusia langsung dengan teknologi.

Misi Jangka Panjang Neuralink

Didirikan pada 2016, Neuralink bertujuan menggabungkan kecerdasan manusia dengan kecerdasan buatan dan memulihkan fungsi otak akibat cedera atau penyakit.

Keberhasilan Audrey Crews menjadi bukti bahwa batasan fisik bisa ditembus lewat integrasi langsung antara otak dan teknologi digital.

(AKM/NID/RAD)

Trending