Teknologi
Demi Keamanan, ChatGPT Kini Bisa Tebak Usia Pengguna
OpenAI mengumumkan peluncuran fitur baru di ChatGPT yang memungkinkan sistem kecerdasan buatan ini memprediksi usia pengguna.
MPN Indonesia 22 Januari 2026 - OpenAI mengumumkan peluncuran fitur baru di ChatGPT yang memungkinkan sistem kecerdasan buatan ini memprediksi usia pengguna.
Fitur ini ditujukan untuk mengidentifikasi akun yang kemungkinan dimiliki oleh pengguna di bawah usia 18 tahun, guna menerapkan perlindungan tambahan secara otomatis demi meningkatkan keamanan dan pengalaman penggunaan yang sesuai usia.
Sistem ini diterapkan pada seluruh versi ChatGPT konsumen, baik gratis maupun berlangganan (ChatGPT Go/Plus).
“ChatGPT memiliki perlindungan ekstra untuk remaja guna membantu menjaga pengalaman Anda tetap aman dan sesuai usia,” tulis OpenAI di laman resminya pada Selasa (20/1).
Pakai Sinyal Prediksi
Fitur prediksi usia ini menggunakan kombinasi sinyal akun dan perilaku pengguna, bukan semata-mata berdasarkan data usia yang diisi saat pendaftaran.
OpenAI menyebutkan, sinyal yang dianalisis meliputi usia akun, pola penggunaan dari waktu ke waktu, jam-jam aktif pengguna, hingga usia yang dinyatakan secara sukarela.
Dari data tersebut, sistem akan memperkirakan apakah sebuah akun kemungkinan digunakan oleh remaja di bawah umur.
Jika terdeteksi bahwa akun digunakan oleh pengguna di bawah usia 18 tahun, ChatGPT secara otomatis akan membatasi akses terhadap sejumlah konten sensitif.
Konten yang dibatasi mencakup kekerasan grafis atau berdarah, tantangan viral yang berisiko, permainan peran seksual atau kekerasan, serta konten yang mempromosikan standar kecantikan ekstrem atau mempermalukan bentuk tubuh.
Fitur Perlindungan Tambahan
Sebagai pelengkap dari sistem prediksi usia otomatis, OpenAI juga menyediakan fitur kontrol orang tua (parental controls) yang memungkinkan orang tua mengatur penggunaan ChatGPT oleh anak remajanya.
Pengaturan ini termasuk menentukan jam istirahat (quiet hours), mematikan fitur memory, menonaktifkan partisipasi data untuk pelatihan model, serta menerima notifikasi bila terdeteksi adanya tanda-tanda tekanan mental atau gangguan emosional akut.
OpenAI menekankan bahwa pengembangan fitur ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan keselamatan pengguna, terutama anak dan remaja.
Langkah ini juga muncul di tengah sorotan regulator, seperti penyelidikan dari Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) terkait potensi dampak negatif chatbot AI terhadap anak-anak, serta beberapa gugatan hukum yang menyoroti isu kesehatan mental remaja.
Pengguna Bisa Ajukan Banding
Bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas yang secara keliru diklasifikasikan sebagai remaja, OpenAI menyediakan mekanisme banding verifikasi usia melalui layanan pihak ketiga bernama Persona.
Proses ini melibatkan swafoto langsung atau unggahan kartu identitas resmi pemerintah seperti SIM, paspor, atau KTP.
“Persona memeriksa tanggal lahir Anda dan memastikan selfie Anda sesuai dengan foto di kartu identitas,” kata OpenAI.
Verifikasi dapat diakses melalui menu Settings > Account di ChatGPT. Setelah proses verifikasi berhasil, perlindungan tambahan akan dihapus dan akses penuh dikembalikan.
Persona menjamin bahwa data identitas dan swafoto akan dihapus dalam beberapa jam setelah proses selesai, dan informasi tersebut tidak pernah dibagikan dengan OpenAI.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
