Teknologi
Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan Adopsi Program STAM-SEDH untuk Tarik Minat Ibadah Anak-Anak
Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan di Depok resmi mengadopsi program STAM dan SEDH.
MPN Indonesia 12 Maret 2026 - Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan di Depok resmi mengadopsi program STAM dan SEDH.
Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan keterlibatan anak-anak dan remaja dalam kegiatan keagamaan di masjid.
Sebagai informasi, STAM (Shaf Terdepan Anak Masjid) dan SEDH (Sedekah) adalah program presensi digital untuk ibadah anak-anak selama bulan Ramadan yang pertama kali diperkenalkan oleh Masjid Al Marjan Depok.
Presensi dilakukan dengan melakukan scan QR Code setelah salat Isya dan tarawih.
Hasil scan akan menampilkan progres pembangunan robot STAM dan SEDH di layar monitor masjid secara digital.
Ingin Tingkatkan Minat Ibadah Anak-Anak
Anggota DKM Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan, Musolim, mengatakan bahwa pihaknya ikut bergabung dengan program STAM-SEDH karena ingin menarik minat anak-anak untuk beribadah di masjid.
“Salah satu kegelisahan kami sebagai pengurus masjid adalah semakin menurunnya kehadiran anak-anak dan remaja di masjid. Kami melihat ada semacam krisis jemaah muda,” ujar Musolim kepada MPN Indonesia, Rabu (11/3).
Ia menilai bahwa program STAM dan SEDH sangat relevan dengan anak-anak karena menggunakan pendekatan digital dan interaktif.
“Kami juga menyadari bahwa mungkin cara kita berkomunikasi dan pendekatan kepada generasi sekarang perlu berubah,” ucap Musolim.
“Selama ini pendekatannya masih cukup konvensional, sementara anak-anak Gen Z dan Gen Alpha hidup di dunia yang sangat digital dan interaktif,” sambungnya.
Disambut Antusias Anak-Anak

Menurut Musolim, respons anak-anak terhadap kehadiran program STAM-SEDH sangat positif.
Pasalnya, kata Musolim, anak-anak sangat tertarik dengan konsep presensi digital yang hampir mirip dengan permainan itu.
“Bagi mereka, datang ke masjid bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi menjadi aktivitas yang menyenangkan dan interaktif,” jelas Musolim.
“Mereka merasa lebih terlibat karena ada sistem yang memberikan feedback langsung dan pengalaman yang seru,” tambah dia.
Menurutnya keberadaan program ini memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku anak-anak.
Mereka menjadi lebih semangat datang ke masjid dan bahkan mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh masjid.
Program Ramadan Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan
Selain penerapan STAM dan SEDH, Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung selama bulan Ramadan.
Kegiatan tersebut meliputi story telling kisah Nabi dan Siroh Nabawiyah, kuis berhadiah dan permainan edukatif, hingga buka puasa bersama khusus anak-anak dan remaja.
Kegiatan untuk masyarakat umum pun turut dilaksanakan setiap hari, seperti santunan untuk dhuafa dan anak yatim serta kajian jelang buka puasa.
Selain itu ada juga tadarus bersama setiap hari sebelum zuhur, qiyamul lail, dan penyaluran zakat fitrah serta zakat mal.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
