Connect with us

Teknologi

OpenAI Rilis GPT-4.1 dan GPT-4.1 Mini dengan Fitur Canggih

OpenAI luncurkan GPT-4.1 dan GPT-4.1 Mini dengan performa tinggi dan biaya efisien, tersedia untuk pengguna ChatGPT gratis hingga berbayar sejak April 2025.

Logompn

Published

on

Openai rilis gpt 4.1 dan gpt 4.1 mini dengan fitur canggih
Ilustrasi ChatGPT. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Mei 2025 - OpenAI resmi meluncurkan dua model kecerdasan buatan terbaru, GPT-4.1 dan GPT-4.1 Mini, pada April 2025.

Peluncuran ini ditujukan untuk pengguna ChatGPT di berbagai tingkatan, termasuk pengguna gratis dan pelanggan berbayar pada paket Plus, Pro, serta Team, dengan akses untuk pengguna Enterprise dan Education menyusul dalam beberapa minggu ke depan.

Kedua model ini memperkenalkan peningkatan performa dan efisiensi biaya dalam pengoperasian ChatGPT, dan hadir dalam pilihan dropdown “more models” di jendela ChatGPT.

GPT-4.1, yang awalnya hanya tersedia untuk pengembang melalui API, kini hadir dalam ChatGPT setelah mendapatkan banyak permintaan dari pengguna.

Michelle Pokrass dari OpenAI menegaskan keputusan ini melalui platform X, menyatakan bahwa model ini ditambahkan ke ChatGPT karena antusiasme pengguna.

GPT-4.1 dirancang khusus untuk kebutuhan produksi berskala besar, termasuk pengkodean dan penyusunan instruksi, sebagaimana dikonfirmasi oleh Chief Product Officer Kevin Weil di platform X @kevinweil pada Kamis (15/5). 

“We built it for developers, so it’s very good at coding and instruction following, give it a try!” tulis Kevin Weil dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (15/5).

Sementara itu, GPT-4.1 Mini menggantikan GPT-4o Mini sebagai model default untuk semua pengguna, termasuk pengguna gratis.

Model ini memiliki parameter skala lebih kecil, namun tetap mempertahankan standar keamanan yang sama seperti versi utamanya.

Tujuan utamanya adalah menyediakan kecerdasan buatan berkinerja tinggi dengan biaya operasional yang lebih rendah.

Spesifikasi dan Performa GPT-4.1

GPT-4.1 menawarkan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, terutama dalam tugas rekayasa perangkat lunak.

Model ini mencatat peningkatan 21,4 poin pada tolok ukur SWE-bench Verified dan 10,5 poin pada tolok ukur MultiChallenge dari Scale.

Selain itu, model ini berhasil mengurangi verbositas hingga 50%, sebuah fitur yang sangat dihargai oleh pengguna enterprise dalam pengujian awal.

Baca Juga:  Dua Peneliti Utama AI Ini Pergi dari Google, Ada Apa?

Model ini mendukung jendela konteks standar di ChatGPT, 8.000 token untuk pengguna gratis, 32.000 untuk pengguna Plus, dan 128.000 untuk pengguna Pro.

Versi API-nya bahkan dapat memproses hingga satu juta token, memungkinkan pengolahan dokumen besar seperti basis kode penuh dan dokumen hukum multi-halaman.

Meski OpenAI mengakui adanya penurunan kinerja pada input berukuran sangat besar, pengujian internal menunjukkan performa tetap stabil hingga beberapa ratus ribu token.

Dalam pengujian akurasi fakta, GPT-4.1 mencatat skor 0,40 pada SimpleQA dan 0,63 pada PersonQA.

Untuk keamanan, model ini meraih skor 0,99 dalam pengujian penolakan standar dan 0,86 dalam skenario yang lebih kompleks.

Namun, pada tolok ukur StrongReject, GPT-4.1 hanya memperoleh skor 0,23, kalah dari GPT-4o Mini dan model o3.

Meskipun demikian, model ini tampil kuat dengan skor 0,96 pada skenario jailbreak yang bersumber dari pengguna manusia.

Perbandingan Harga dan Tujuan Penggunaan

GPT-4.1 dibanderol seharga $2,00 per juta token input, $0,50 untuk token input cache, dan $8,00 untuk output token.

Versi Mini-nya lebih ekonomis dengan harga $0,40 untuk input token, $0,10 untuk cache, dan $1,60 untuk output.

Jika dibandingkan, model-model seperti Google Flash-Lite dan Flash memiliki tarif lebih rendah, sekitar $0,075–$0,10 untuk input dan $0,30–$0,40 untuk output.

Namun, GPT-4.1 tetap unggul dalam performa rekayasa perangkat lunak dan kemampuan mengikuti instruksi, menjadikannya pilihan utama untuk kebutuhan enterprise.

Model ini dikembangkan untuk memberikan kejelasan, kepatuhan, dan efisiensi dalam penerapan kecerdasan buatan.

Dibandingkan dengan GPT-4.5 yang lebih mahal dan luas dalam cakupan pengetahuan, GPT-4.1 difokuskan untuk tugas praktis seperti pengkodean dan instruksi.

Ini menjadi solusi tepat bagi perusahaan menengah yang menginginkan performa tinggi dengan pengeluaran operasional yang terukur.

Baca Juga:  Ngeri! Lebih dari Sejuta Pengguna ChatGPT Setiap Pekannya Bahas Niat untuk Bunuh Diri

Dengan peluncuran GPT-4.1 dan GPT-4.1 Mini, OpenAI memperkuat posisinya dalam menyediakan teknologi ChatGPT yang dapat diandalkan dan hemat biaya bagi berbagai kalangan pengguna, baik pengembang maupun perusahaan.

Langkah ini menunjukkan arah baru dalam pengembangan kecerdasan buatan yang lebih terjangkau dan aplikatif.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending