Internasional
Iran Resmi Tunjuk Mojtaba Khamenei Anak Ali Khamenei jadi Pemimpin Tertinggi
Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi, menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, Minggu (8/3).
MPN Indonesia 9 Maret 2026 - Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi, menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, Minggu (8/3).
Sebagaimana diketahui, Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Penunjukan Mojtaba Khamenei dilakukan oleh Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama.
Mojtaba Khamenei jadi Kandidat Terkuat
Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, Mojtaba Khamenei kini berusia 56 tahun. Ia merupakan putra kedua dari Ayatollah Ali Khamenei.
Penobatannya sebagai pemimpin tertinggi Iran ini menjadikannya sebagai pemimpin ketiga Republik Islam Iran.
Ia telah lama dianggap sebagai kandidat kuat berkat pengaruhnya di lingkaran elite Iran, terutama kedekatannya dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Pengangkatan ini menandai berlanjutnya kekuasaan keluarga Khamenei di puncak sistem pemerintahan Iran.
Mojtaba Khamenei merupakan seorang ulama tingkat menengah dengan gelar hojjatoleslam, dan memiliki latar pendidikan agama di seminari konservatif di Qom.
Meski tidak pernah mencalonkan diri dalam jabatan publik atau mengikuti pemilu, ia dikenal memiliki peran sentral di lingkaran dalam pemimpin tertinggi Iran.
Majelis Ahli: Penunjukan Mojtaba Dilakukan dengan Yakin
Majelis Ahli mengumumkan keputusan mereka dalam pernyataan yang dikeluarkan sesaat setelah tengah malam waktu Teheran.
“Dengan suara yang menentukan, Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem sakral Republik Islam Iran,” bunyi pernyataan tersebut.
Setelah pengangkatan resmi, sejumlah tokoh penting Iran segera menyatakan dukungan mereka kepada Mojtaba.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan angkatan bersenjata Iran menyampaikan komitmen mereka terhadap kepemimpinan baru.
Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyerukan persatuan nasional.
Senada dengan itu, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa mengikuti pemimpin tertinggi yang baru adalah kewajiban agama dan nasional.
Majelis Ahli menegaskan bahwa keputusan mereka tidak dipengaruhi oleh tekanan luar negeri.
Dalam pernyataan mereka, disebutkan bahwa pemilihan dilakukan “tanpa ragu sedetik pun” meskipun terjadi “agresi brutal Amerika yang kriminal dan rezim Zionis yang jahat”.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
