Connect with us

Viral

Lansia Meninggal usai Tertimpa Bangunan Roboh akibat Gempa M 7,6 di Sulut

Seorang lansia meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan kanopi Hall A GOR KONI Sulut di Kota Manado, Kamis pagi (2/4).

Logompn

Published

on

Lansia Meninggal usai Tertimpa Bangunan Roboh akibat Gempa M 7,6 di Sulut
Lansia Meninggal usai Tertimpa Bangunan Roboh akibat Gempa M 7,6 di Sulut | Gambar: TikTok/@pantauansulut

Sulawesi Utara, MPN Indonesia 2 April 2026 - Seorang lansia bernama Deice Lahia (70), warga Tateli, Kabupaten Minahasa, meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan kanopi Hall A GOR KONI Sulut di Kota Manado, Kamis pagi (2/4).

Peristiwa tersebut terjadi saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara.

Gempa terdeteksi pada pukul 05.48 WIB, berlokasi 127 kilometer tenggara Kota Bitung.

Korban diketahui sedang berada di area halaman GOR KONI Sulut, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, saat bangunan tersebut roboh akibat getaran gempa.

Usia lanjut korban membuatnya tidak sempat menyelamatkan diri saat peristiwa berlangsung. Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado.

“Korban bernama Deice Lahia, berusia 70 tahun,” ujar Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, kepada wartawan.

Korban Luka Lain

Selain menelan satu korban jiwa, beberapa warga lainnya mengalami luka akibat gempa.

Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Awi Setiyono, menyebutkan adanya beberapa korban luka ringan.

Salah satunya adalah seorang pedagang yang tertusuk paku dan telah mendapatkan perawatan medis.

“Yang satu luka ringan saja kena paku dan sudah dirawat di RS Bhayangkara dan sudah kembali,” ujar Awi pada Kamis (2/4).

Korban lain merupakan seorang perempuan yang melompat dari lantai dua Toko Pelangi Manado saat gempa terjadi. Ia kini tengah dirawat di RS Bhayangkara.

“Sudah dibawa ke RS Bhayangkara, dari pemeriksaan pinggang ke bawah tidak mengalami keretakan, mungkin stres, saat ini masih dirawat,” katanya.

Kondisi Terkini Pascagempa

Meski gempa terasa kuat hingga membuat kendaraan berhenti di jalanan dan warga berhamburan keluar bangunan, Awi menyatakan bahwa kondisi tetap kondusif.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Evaluasi Tempat Wisata di Bogor Pasca Banjir di Puncak

Namun, beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga roboh akibat gempa.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga mengingat lokasi geografis Sulawesi Utara berada di zona rawan gempa atau Ring of Fire.

“Kalau terjadi guncangan, segera keluar rumah dan hindari bangunan yang berpotensi runtuh,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending