Teknologi
OpenAI Garap Speaker Pintar ChatGPT yang Bisa Mengenal Penggunanya
OpenAI dilaporkan tengah mengembangkan speaker pintar berbasis ChatGPT sebagai produk perangkat keras perdananya.
MPN Indonesia 16 Juli 2026 - OpenAI dilaporkan tengah mengembangkan speaker pintar berbasis ChatGPT sebagai produk perangkat keras perdananya yang dirancang untuk mengenal penggunanya secara lebih personal.
Dikutip MPN Indonesia dari Bloomberg, perangkat tanpa layar tersebut masih dalam tahap pengembangan.
Perangkat ini dirancang sebagai “pendamping AI yang mirip manusia” yang dapat berinteraksi secara alami dengan pengguna seperti ChatGPT.
Perangkat tersebut juga dimaksudkan sebagai perwujudan fisik dari ChatGPT, dengan kemampuan mengenali karakter pengguna serta memberikan respons yang lebih personal melalui dukungan kecerdasan buatan yang terus berkembang.
Teknologi Speaker Pintar OpenAI
Speaker pintar yang dikembangkan OpenAI ini tidak dilengkapi layar, namun dirancang portabel dan dapat dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lain.
Pengguna disebut dapat membawa perangkat tersebut ke dapur untuk membantu instruksi memasak, lalu memindahkannya ke ruang tamu atau kamar tidur sesuai kebutuhan.
Perangkat ini juga akan menggunakan versi GPT-Live yang lebih canggih untuk mendukung interaksi suara dua arah secara simultan.
Selain kemampuan mendengar dan berbicara secara bersamaan, perangkat ini dilengkapi kamera dan sensor untuk mengumpulkan konteks lingkungan sekitar pengguna.
Dengan begitu, perangkat ini diharapkan mampu memberikan respons yang lebih relevan berdasarkan situasi pengguna secara real-time.
Perangkat ini juga dilaporkan memiliki akses ke kehidupan digital pengguna, termasuk data seperti email, guna meningkatkan personalisasi layanan.
Gandeng Mantan Insinyur Apple
Dalam proses pengembangannya, OpenAI menggandeng sejumlah mantan insinyur Apple yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan produk seperti iPhone dan Mac.
Selain itu, perusahaan juga mengakuisisi startup io yang didirikan oleh mantan desainer Apple, Jony Ive, dengan nilai mencapai $6,5 miliar pada 2025 untuk membantu desain perangkat ini.
Dikutip MPN Indonesia dari Engadget, Apple dalam gugatan hukumnya menuduh dua mantan karyawannya, Chang Liu dan Tang Yew Tan, mengunduh file rahasia terkait perangkat keras, termasuk spesifikasi teknis dan data produk yang belum dirilis.
Apple juga menyatakan bahwa proses wawancara di OpenAI telah berkembang ‘untuk mencoba mendapatkan informasi rahasia tambahan dari Apple’.
Lebih lanjut, Apple menyebut bahwa tuduhan tersebut hanyalah ‘puncak gunung es’, dengan potensi pelanggaran lain yang dapat terungkap dalam proses hukum.
Hingga saat ini, OpenAI membantah seluruh tuduhan tersebut.
Jadwal Peluncuran
Speaker pintar berbasis ChatGPT ini direncanakan meluncur sekitar tahun 2027.
Namun, jadwal tersebut berpotensi tertunda akibat permintaan Apple kepada pengadilan untuk menghentikan sementara pengembangan produk perangkat keras OpenAI.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
