Connect with us

Internasional

Pria Bersenjata Ditangkap di Trump National Golf Club jelang Kunjungan Donald Trump

Pria bersenjata ditangkap di Trump National Golf Club Los Angeles menjelang kunjungan Donald Trump.

Logompn

Published

on

Jelang Kunjungan Trump, Pria Bersenjata Ditangkap di Lapangan Golf Miliknya
Jelang Kunjungan Trump, Pria Bersenjata Ditangkap di Lapangan Golf Miliknya. Gambar: Dok. Sky News

MPN Indonesia 6 Agustus 2026 - Seorang pria bersenjata ditangkap di lapangan golf milik Presiden Donald Trump di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada Minggu (2/8), dua hari menjelang kunjungan presiden ke lokasi tersebut.

Pria tersebut diketahui bernama Jeanine John Taele (38), warga Downey. Ia diamankan di area Trump National Golf Club di Rancho Palos Verdes setelah diduga mengamati aktivitas keamanan di lokasi.

Penangkapan ini terjadi saat kewaspadaan terhadap potensi ancaman teror terhadap presiden sedang ditingkatkan, menjelang agenda penggalangan dana Partai Republik.

Agen federal yang mengenakan pakaian sipil sebelumnya mengamati tersangka berada di sekitar lokasi sambil merekam aktivitas keamanan.

Kantor sheriff setempat menyatakan bahwa tersangka terlihat berjalan di sekitar area lapangan golf sambil mengambil foto dan video.

Penangkapan dilakukan setelah tersangka kembali ke lokasi pada Minggu dan mengaku berada di sana untuk tugas pengamanan.

Aparat kemudian menemukan barang bukti di tubuh dan kendaraan tersangka yang mengarah pada potensi ancaman teror, sehingga kasus ini ditangani oleh aparat lokal bersama unit kontraterorisme FBI.

Barang Bukti yang Ditemukan

Dikutip dari CNN, petugas menemukan magasin berkapasitas 16 peluru berisi amunisi hollow-point di saku celana tersangka saat penangkapan.

Selain itu, dari kendaraan tersangka ditemukan pistol yang telah terisi peluru dengan satu peluru siap tembak di kamar peluru, serta satu magasin tambahan berisi amunisi serupa.

Di dalam kendaraan juga ditemukan teropong dan lencana bertuliskan “agen perlindungan keamanan”.

Penggeledahan lanjutan di kediaman Taele di Downey dilakukan oleh penyidik dari departemen sheriff dan Satuan Tugas Terorisme Gabungan FBI.

Dari lokasi tersebut, aparat menemukan senapan bergaya serbu, pistol kaliber .45, rompi antipeluru, magasin berkapasitas tinggi, amunisi, perangkat radio, serta sejumlah buku catatan.

Baca Juga:  AS Cabut Visa Presiden Kolombia usai Ikut Demo Pro-Gaza di New York

Selain itu, aparat juga menemukan lencana berwarna emas bertuliskan “Lencana #1015, Agen-Penegakan Jaminan Pemulihan Buronan” serta perlengkapan komunikasi seperti earphone.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa tersangka memantau aktivitas keamanan di area tersebut sebelum kunjungan Trump.

Proses Hukum dan Penyelidikan

Kantor Kejaksaan Distrik Los Angeles County menyatakan akan menentukan apakah tuntutan akan diajukan setelah penyidik menyerahkan hasil penyelidikan.

Taele diketahui mengaku tidak bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk pelanggaran terkait kepemilikan senjata.

Ia juga menghadapi dakwaan federal atas kepemilikan senapan laras pendek yang tidak terdaftar dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Seorang hakim menetapkan jaminan sebesar 250.000 dolar AS dan memerintahkan tersangka untuk tidak memiliki senjata, menjauhi lokasi lapangan golf, serta tetap berada di wilayah California, Amerika Serikat selama proses hukum berlangsung.

“Tidak ada ruang untuk kesalahan, terutama mengingat upaya sebelumnya terhadap nyawa Presiden Trump, dan Satuan Tugas Terorisme Gabungan FBI akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh,” kata Asisten Direktur FBI Patrick Grandy, dikutip MPN Indonesia dari CNN pada Kamis (6/8).

“Meskipun kami masih menyelidiki motif individu ini, kami bersyukur dia ditangkap sebelum kunjungan Presiden,” imbuh Asisten Jaksa Agung Amerika Serikat Bill Essayli.

Menurut aparat, tidak ada indikasi langsung bahwa tersangka merencanakan serangan terhadap presiden, namun penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan potensi ancaman.

(ADN/NID/RAD)

Trending