Internasional
Gempa Kolombia M7,4 Tewaskan 132 Orang
Kolombia diguncang gempa magnitudo 7,4 yang menyebabkan 132 orang tewas dan kerusakan luas. Getaran terasa hingga Ekuador dan Panama.
MPN Indonesia 11 Agustus 2026 - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8).
Bencana alam tersebut menewaskan sedikitnya 132 orang, menyebabkan bangunan runtuh di sejumlah kota, serta memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka.
Gempa berpusat di San José del Palmar, Departemen Chocó, dengan kedalaman sekitar 107 kilometer, pada pukul 07.34 waktu setempat.
Kerusakan Meluas ke Sejumlah Wilayah
Getaran juga dirasakan hingga Bogotá serta negara tetangga, Ekuador dan Panama.
Di Cali, Wali Kota Alejandro Eder mengatakan ratusan bangunan runtuh dan 380 bangunan rusak, sejumlah warga terjebak.
Bandara di sejumlah kota juga mengalami kerusakan sehingga operasional penerbangan dihentikan sementara, yaitu Pereira, Manizales, Quibdó, Armenia, Cartago, dan Buenaventura.
Wali Kota Manizales, Jorge Eduardo Rojas imbau warga tetap berada di luar rumah sebagai antisipasi apabila terjadi gempa susulan.
Warga Ceritakan Detik-Detik Gempa
Sejumlah warga menggambarkan kuatnya guncangan yang mereka rasakan.
Sopir taksi di Cali, Jorge Moncayo mengungkapkan kesaksiannya melihat debu membumbung ketika bangunan mulai runtuh.
“Seluruh rumah saya berguncang. Saya belum pernah mengalami gempa bumi sekuat ini,” ungkapnya, dikutip MPN Indonesia dari AP News pada Selasa (11/8).
Sementara itu, Angélica Ávila yang berada di sebuah hotel di Manizales mengatakan retakan muncul di dinding saat guncangan terjadi.
“Semua orang berteriak. Saya melihat debu beterbangan dari bangunan-bangunan di sekitarnya, dan batu bata berjatuhan dari dinding,” katanya, dikutip MPN Indonesia dari BBC pada Selasa (11/8).
Wali Kota Bogotá Carlos Fernando Galán mengatakan sejauh ini hanya terdapat laporan retakan pada beberapa bangunan tanpa kerusakan infrastruktur yang serius.
Pemerintah Kerahkan Respons Darurat
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella menyatakan telah mengambil alih langsung penanganan darurat pemerintah di San José del Palmar.
Para pemimpin daerah juga memperkuat pencarian korban di lokasi bangunan yang runtuh.
Gubernur Chocó melaporkan adanya korban luka serta kerusakan bangunan di ibu kota wilayah tersebut.
Namun, rincian lengkap mengenai dampaknya masih terus dihimpun.
Layanan Geologi Kolombia menyebut peristiwa ini merupakan gempa bumi dengan magnitudo tertinggi yang tercatat di negara tersebut dalam satu dekade terakhir.
Gempa bumi terjadi setelah dua gempa terjadi sebelumnya.
Menurut USGS, lebih dari dua juta orang berada di wilayah yang mengalami guncangan sangat kuat.
Lembaga itu memperkirakan guncangan berpotensi menyebabkan kerusakan besar, terutama pada bangunan yang dibangun dengan standar rendah.
Sejumlah pemimpin dunia turut menawarkan bantuan pada bencana ini.
Hingga Senin (10/8), tim penyelamat masih melakukan pencarian korban di berbagai lokasi bangunan yang runtuh.
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
