Connect with us

Berita

Tiga Link untuk Cek Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hari Ini 9 September 2026

Simak 3 link untuk memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, termasuk citra satelit BMKG dan kanal informasi pendukung.

Logompn

Published

on

Tiga Link untuk Cek Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hari Ini 9 September
Tiga Link untuk Cek Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hari Ini 9 September. Gambar: Dok. BMKG

MPN Indonesia 9 September 2026 - Aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Rabu (9/9) masih menyebabkan abu vulkanik terpantau di sekitar kawasan Selat Sunda.

Berdasarkan citra sebaran abu vulkanik BMKG pada Rabu (9/9) pukul 07.00 WIB, analisis citra RGB Himawari-9 mendeteksi material vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Pemantauan dilakukan mengacu pada informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin.

Hasil analisis menunjukkan abu vulkanik berada hingga ketinggian sekitar 5.000 kaki atau sekitar 1,5 kilometer di atas permukaan laut.

Arah pergerakan abu terpantau menuju barat daya dengan cakupan area yang mencakup sebagian Selat Sunda Barat Pandeglang.

Material vulkanik tersebut dapat terbawa angin sehingga kondisi sebarannya dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas gunung dan kondisi atmosfer.

Tiga Link untuk Memantau Sebaran Abu Vulkanik

Masyarakat dapat mengikuti perkembangan kondisi bencana alam akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui beberapa layanan yang menyediakan pembaruan secara berkala.

Berikut tiga kanal yang dapat digunakan:

  • Laman Citra Sebaran Abu Vulkanik BMKG
    • Alamat: https://www.bmkg.go.id/cuaca/satelit/citra-sebaran-abu-vulkanik
    • Menampilkan citra satelit terbaru mengenai sebaran abu vulkanik.
    • Hasil analisis ditampilkan dengan warna merah dan poligon berwarna kuning.
    • Data disusun berdasarkan informasi aktivitas erupsi gunung berapi dari VAAC Darwin.
  • Instagram resmi BMKG (@InfoBMKG)
    • Menyediakan pembaruan kondisi cuaca dan aktivitas erupsi gunung berapi.
    • Menjadi salah satu kanal resmi yang digunakan BMKG untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
    • Cocok bagi pengguna yang menginginkan informasi dalam format yang lebih mudah dipahami.
  • Dashboard abu.cikoytew.my.id
    • Merupakan layanan pihak ketiga.
    • Menggabungkan data dari VAAC Darwin, PVMBG, serta pemodelan CAMS/ECMWF melalui Windy.
    • Menyediakan informasi status erupsi, arah angin, jarak sebaran abu vulkanik ke kota, hingga lini waktu pergerakan abu.
    • Informasi dari layanan ini disarankan tetap dibandingkan dengan kanal resmi BMKG dan PVMBG.
Baca Juga:  Banjir Terjang Karangasem Bali, Mobil Terseret dan Puluhan Rumah Terdampak

Wilayah Sebaran Abu Berdasarkan Pemantauan Sebelumnya

BMKG sebelumnya menyampaikan hasil analisis citra satelit pada Senin (7/9) yang mengidentifikasi dua klaster abu vulkanik.

Klaster pertama berada hingga sekitar 20.000 kaki dengan arah pergerakan ke timur laut hingga selatan.

Wilayah yang tercakup meliputi:

  • Sebagian DKI Jakarta.
  • Banten.
  • Jawa Barat.
  • Perairan di sekitarnya.

Klaster kedua berada hingga sekitar 50.000 kaki dengan arah pergerakan ke barat daya hingga barat laut.

Wilayah yang masuk dalam cakupan meliputi:

  • Banten.
  • Lampung.
  • Bengkulu.
  • Selat Sunda bagian selatan.
  • Samudra Hindia.

Pemantauan Dilakukan Selama 24 Jam

BMKG menyatakan pemantauan dilakukan selama 24 jam karena arah dan jangkauan sebaran abu dapat berubah mengikuti aktivitas erupsi gunung berapi, ketinggian kolom abu vulkanik, serta kondisi atmosfer.

Perubahan arah angin juga dapat memengaruhi wilayah yang terdampak, termasuk kawasan di sekitar Lampung Selatan dan Selat Sunda.

Untuk memperoleh perkembangan terbaru, masyarakat dapat memanfaatkan kanal resmi BMKG dan PVMBG.

Sementara itu, layanan pihak ketiga dapat digunakan sebagai informasi pelengkap sesuai data yang tersedia saat pemantauan berlangsung.

 (AKM/NID/RAD) 

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending