Internasional
Arab Saudi Keluarkan Alarm Berbahaya, Makkah dan Jeddah Terancam Serangan
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Mekkah, Jeddah, dan Taif di tengah eskalasi serangan Houthi. Peringatan kemudian dicabut.
MPN Indonesia 17 September 2026 - Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa (15/9) terkait potensi serangan di Mekkah, Jeddah, dan Taif melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat.
Langkah itu diambil setelah rentetan serangan rudal balistik dan drone yang dikaitkan dengan kelompok Houthi dari Yaman, di tengah meningkatnya konflik internasional di kawasan Timur Tengah.
Peringatan tersebut sempat diberlakukan sebelum kemudian dicabut oleh Badan Pertahanan Sipil Saudi.
“Saat ini Arab Saudi benar-benar frustrasi. Dalam beberapa hal, ini adalah skenario terburuk mereka,” ujar mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Arab Saudi, Michael Ratney, dikutip MPN Indonesia dari New York Times, Kamis (17/9).
Peringatan itu menjadi alarm pertama yang diumumkan untuk Mekkah sejak eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat.
Otoritas Saudi meminta masyarakat mengikuti arahan keselamatan selama status peringatan masih berlaku.
Badan Pertahanan Sipil Saudi tidak menjelaskan secara rinci jenis ancaman yang menjadi dasar dikeluarkannya peringatan tersebut.
Namun, langkah itu muncul sehari setelah serangan rudal dan drone dari Yaman menyebabkan korban luka di wilayah selatan kerajaan.
Arab Saudi Tingkatkan Kewaspadaan di Mekkah dan Jeddah
Melalui sistem peringatan nasional, warga diminta segera mencari tempat berlindung dan tetap berada di lokasi aman hingga situasi dinyatakan terkendali.
Imbauan keselamatan yang disampaikan kepada masyarakat meliputi:
- Tetap tenang dan segera menuju tempat aman.
- Berlindung di dalam bangunan atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela.
- Menghindari area terbuka, balkon, atap, dan jendela.
- Jika berada di luar ruangan, segera masuk ke gedung terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh.
- Pengemudi diminta menepi di lokasi aman serta menjauhi jembatan dan gedung tinggi.
- Menghindari kerumunan dan mengikuti informasi melalui saluran resmi pemerintah.
Tak lama setelah dikeluarkan, alarm tersebut kemudian dicabut oleh Badan Pertahanan Sipil Saudi.
Meskipun demikian, otoritas tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi keamanan.
Serangan Rudal dan Drone Memicu Alarm
Peringatan keamanan muncul setelah kelompok Houthi meningkatkan serangan terhadap wilayah Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut otoritas Saudi, serangan terkoordinasi menggunakan rudal balistik dan pesawat tanpa awak menargetkan sejumlah wilayah, yakni:
- Khamis Mushait
- Abha
- Taif
Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 13 orang mengalami luka-luka.
Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari aksi terkoordinasi yang menyasar wilayah kerajaan.
Koalisi pimpinan Saudi menyatakan akan merespons serangan tersebut.
“Dengan tegas demi melindungi kedaulatan Kerajaan,” demikian pernyataan koalisi.
Klaim Drone Dekat Mekkah Dibantah Houthi
Di tengah meningkatnya eskalasi, Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sebuah drone Houthi sebelum memasuki wilayah udara terlarang di sekitar Mekkah.
Turki al-Malki menyebut keamanan kota suci tersebut sebagai “garis merah” dan mengatakan kerajaan
“Tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang diperlukan dan bersifat jera,” ujarnya.
Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak Houthi.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan sasaran mereka bukan kawasan suci.
“Kebohongan dan rekayasa yang disebarkan oleh rezim Saudi yang kriminal mengenai penargetan Mekah tidak dapat menipu siapa pun,” ujar Saree.
“Tidak ada ancaman sama sekali dari Yaman terhadap tempat-tempat suci,” tambahnya.
Sementara itu, juru bicara Houthi lainnya, Hazem al-Assad, menyebut tuduhan mengenai penargetan Mekkah sebagai
“Klaim tentang penargetan Mekah adalah kebohongan usang yang telah digunakan sebelumnya dan tidak lagi menipu siapa pun,” ujar Hazem al-Assad, dikutip MPN Indonesia dari The Guardian, Kamis (17/9).
AS Tolak Intervensi Militer Langsung terhadap Houthi
Eskalasi serangan terjadi ketika posisi Arab Saudi semakin tertekan di tengah konflik internasional di kawasan Timur Tengah.
Di saat yang sama, upaya diplomatik juga menghadapi hambatan setelah agenda pertemuan Teluk-Iran dilaporkan ditunda akibat perbedaan posisi antarpihak.
Situasi itu terjadi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut tidak menyetujui permintaan bantuan militer Saudi untuk menghadapi Houthi.
Trump mengatakan kelompok Houthi telah menghubungi Amerika Serikat.
“Kelompok Houthi menghubungi kami, dan mereka tidak ingin berperang dengan kami,” ujar Trump, Sabtu (12/9).
Pernyataan tersebut dibantah oleh pejabat politik Houthi, Mohammed Al Bukhaiti.
“Kami tidak berkomunikasi dengan Trump dan kami juga tidak meminta dia untuk tidak menyerang kami,” ujarnya.
Michael Ratney menilai kondisi tersebut memperlihatkan tantangan yang dihadapi Riyadh dalam menghadapi eskalasi keamanan.
“Alasan negara seperti Arab Saudi berinvestasi besar-besaran dalam mengembangkan kemitraan keamanan dengan AS adalah untuk mengantisipasi kemungkinan seperti ini,” ujarnya.
“Menghadapi kondisi ini membutuhkan dukungan internasional, bukan hanya dari Arab Saudi,” tambahnya.
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
