Connect with us

Berita

Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Sebanyak 6 Mobil Terseret

Enam mobil warga Sukabumi terseret banjir bandang akibat hujan deras. Simak selengkapnya di sini!

Actress 1299250

Published

on

Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Sebanyak 6 Mobil Terseret
Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Sebanyak 6 Mobil Terseret. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@infojawabarat

MPN Indonesia 5 Desember 2024 - Enam mobil warga terseret derasnya arus banjir bandang yang melanda Kabupaten Sukabumi pada Rabu pagi (4/12).

Kejadian ini menarik perhatian publik setelah video amatir merekam mobil-mobil tersebut hanyut di kawasan Palabuhanratu.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim gabungan segera bergerak menangani dampak bencana alam ini.

Banjir Melanda Sukabumi

Banjir dengan arus setinggi lebih dari satu meter terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Sukabumi sejak Selasa siang (3/12) hingga Rabu pagi (4/12).

Luapan empat aliran sungai utama tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis, menyebabkan banjir meluas ke sejumlah kecamatan, termasuk Palabuhanratu, Ciemas, Cidong, Gegerbitung, Tegalbuleud, dan Pabuaran.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa pihaknya sedang memverifikasi kejadian dan dampaknya.

“Sedang kami lakukan pengecekan di daerah, untuk perkembangan selanjutnya akan segera diinformasikan,” ujarnya.

Langkah Penanganan oleh Tim Gabungan

Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan Kantor SAR Bandung telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan mitigasi.

Tim ini dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi dan didukung oleh tenaga SAR lokal.

Mereka memastikan bahwa langkah-langkah evakuasi dan penanggulangan dampak banjir bandang dilakukan secara terkoordinasi.

Selain banjir bandang, Sukabumi juga dilanda bencana tanah longsor, pergerakan tanah, dan cuaca ekstrem.

Sedikitnya 18 kawasan di wilayah ini terdampak oleh rangkaian bencana alam tersebut.

Dampak Kerugian

Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sukabumi telah mengabarkan satu orang meninggal dunia akibat bencana alam ini.

“Satu orang meninggal dunia dalam bencana banjir dan longsor di Sukabumi sampai 16.00 WIB,” ujar Deden Sumpena, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/12).

Baca Juga:  Banjir Bandang Terjang Nepal, Lebih dari 150 Orang Tewas

Sejauh ini, pihak BPBD telah mencatat 257 orang dan 71 jiwa terdampak dalam bencana alam ini.

Bencana ini meliputi tanah longsor, banjir, angin kencang, serta pergerakan tanah yang terjadi di 37 lokasi berbeda di 22 kecamatan.

“Sebanyak 22 kecamatan yang terdampak di antaranya Nyaundung, Surade, Cisolok, Cidolog, Parakansalak, Ciemas, Sukaraja, Simpenan, hingga Pabuaran,” jelasnya.

Selain itu, BPBD juga melaporkan bahwa 61 rumah mengalami kerusakan akibat bencana yang melanda Sukabumi.

Dari jumlah tersebut, 56 rumah mengalami kerusakan ringan, 4 rusak sedang, dan 1 rusak berat.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, menyatakan bencana ini disebabkan oleh cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi sejak Selasa (3/12).

“Cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 3 Desember 2024, hingga Rabu, 4 Desember 2024, telah memicu bencana di sejumlah titik,” kata Hadi.

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi1 hour ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga2 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga2 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita3 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita3 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga3 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita19 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

TKA di Kalteng Ditunda akibat Karhutla, Simak Jadwal Terbarunya
Berita20 hours ago

TKA di Kalteng Ditunda akibat Karhutla, Simak Jadwal Terbarunya

WNA Asal Taiwan Ditetapkan jadi Tersangka Utama Dugaan Penyeludupan 1,16 Ton Ketamin
Kriminal20 hours ago

WNA Asal Taiwan Ditetapkan jadi Tersangka Utama Dugaan Penyeludupan 1,16 Ton Ketamin

Trending