Connect with us

Internasional

Gempa Panama M 7,7 Picu Peringatan Tsunami

Gempa Panama M 7,7 menyebabkan kerusakan bangunan dan evakuasi warga. Peringatan tsunami sempat dikeluarkan sebelum dicabut.

Actress 1299250

Published

on

Gempa Panama M 7,7 Picu Peringatan Tsunami
Gempa Panama M 7,7 Picu Peringatan Tsunami. Gambar: ABC News

MPN Indonesia 10 Oktober 2026 - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Panama pada Jumat (9/10) waktu setempat hingga memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah.

Gempa yang berpusat di dekat Pitaloza Arriba, Panama bagian selatan-tengah, menyebabkan kerusakan bangunan dan evakuasi warga.

Dikutip MPN Indonesia dari BBC, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperkirakan sekitar 4,6 juta orang merasakan guncangan sedang hingga kuat akibat gempa tersebut.

Presiden Panama José Raúl Mulino menyatakan pemerintah telah melakukan penanganan terhadap dampak gempa tersebut.

Ia juga meminta masyarakat tidak menimbulkan kepanikan selama proses penanganan berlangsung.

“Apa yang terjadi tidak boleh digunakan untuk menimbulkan kepanikan atau kekacauan,” kata Mulino.

Gempa Bumi Panama M 7,7 Rusak Sejumlah Bangunan

USGS mencatat lokasi episentrum sekitar 14 kilometer di barat daya wilayah tersebut atau sekitar 200 kilometer dari Panama City.

Laporan mengenai kedalaman gempa menunjukkan perbedaan angka.

Satu laporan mencatat kedalaman gempa mencapai 12 kilometer, sedangkan laporan lainnya menyebutkan sekitar 33 kilometer.

Guncangan gempa menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah Panama.

Rekaman video yang telah diverifikasi memperlihatkan sebagian bangunan katedral di Penonomé runtuh, termasuk salah satu menaranya.

Video lainnya menunjukkan sebuah hotel setempat mengalami kerusakan berat hingga hampir seluruh bangunannya runtuh.

Rekaman yang beredar juga memperlihatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan di wilayah Soná.

Di Provinsi Herrera, warga melaporkan kerusakan rumah akibat gempa.

Ricardo Brown, warga Las Minas berusia 74 tahun, mengatakan sejumlah rumah di lingkungannya mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Banjir Bandang Kembali Terjang Nepal, Puluhan Rumah dan Jembatan Hanyut

“Kami takut. Hanya ada kami berdua, orang tua, di sini. Rumahnya retak dan kami takut bisa roboh menimpa kami,” kata Brown.

Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Panama turut memicu peringatan tsunami bagi sejumlah wilayah pesisir Samudra Pasifik.

Pusat Peringatan Tsunami Nasional Amerika Serikat sebelumnya mengeluarkan informasi mengenai potensi gelombang tsunami di kawasan pesisir dari Meksiko hingga Peru.

Perkiraan awal mengenai potensi ketinggian gelombang tsunami meliputi:

  • Panama: Gelombang tsunami berpotensi mencapai 1 hingga 3 meter di atas permukaan air pasang.
  • Ekuador: Gelombang tsunami berpotensi mencapai ketinggian hingga 1 meter di atas permukaan air pasang.

Peringatan awal juga dilaporkan mencakup 11 negara di sekitar Panama.

Namun, Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat kemudian mengonfirmasi bahwa tidak ada ancaman tsunami.

Pembaruan tersebut disampaikan setelah peringatan awal dikeluarkan menyusul gempa besar yang mengguncang wilayah Amerika Tengah.

Warga Panama Dievakuasi dari Sejumlah Gedung

Guncangan gempa juga dirasakan warga Panama City yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa.

Sejumlah warga meninggalkan bangunan dan berkumpul di jalanan serta taman terdekat.

Mereka berada di luar gedung hingga guncangan gempa mereda.

Evakuasi juga dilakukan di sejumlah fasilitas publik, termasuk ruang bersalin Rumah Sakit Santo Tomas di Panama City.

Kerusakan yang terlihat di ibu kota dilaporkan terutama berupa puing-puing yang jatuh dari bagian atap bangunan.

Sementara itu, otoritas Terusan Panama memastikan jalur pelayaran yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik tidak terdampak gempa.

Aktivitas di jalur pelayaran tersebut dilaporkan tidak mengalami gangguan akibat guncangan.

Gempa Susulan Terjadi di Sekitar Pusat Guncangan

Sejumlah gempa susulan berkekuatan besar dilaporkan terjadi di sekitar pusat gempa utama pada Jumat (9/10).

Baca Juga:  Banjir Terjang Lombok Barat, Satu Orang Meninggal

Gempa susulan diperkirakan masih dapat berlangsung selama beberapa pekan setelah gempa utama.

Sementara itu, tingkat kerusakan bangunan di sejumlah wilayah belum diketahui secara menyeluruh.

(RAD/NID/RAD)

Trending