Connect with us

Internasional

Bandara Riyadh Arab Saudi Diserang Houthi, 12 Orang Tewas

Bandara Riyadh diserang pada 10 Oktober 2026. Otoritas Arab Saudi melaporkan 12 orang tewas dan 309 terluka akibat serangan yang dituding dilakukan Houthi.

Actress 1299250

Published

on

Bandara Riyadh Arab Saudi Diserang Houthi, 12 Orang Tewas
Bandara Riyadh Arab Saudi Diserang Houthi, 12 Orang Tewas. Gambar: Dok. Reuters

MPN Indonesia 12 Oktober 2026 - Bandara Riyadh, Arab Saudi, diserang kelompok Houthi dari Yaman menggunakan rudal pada Minggu (11/10).

Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, berdasarkan pernyataan otoritas penerbangan sipil, serangan tersebut menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya.

Seorang sumber diplomatik menyebut rudal menghantam bandara sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

Serangan tersebut menyebabkan operasional Bandara Riyadh dihentikan sementara.

Sejumlah kedutaan asing juga mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negaranya.

Trump Tanggapi Serangan Houthi di Bandara Riyadh

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan segera memutuskan kemungkinan keterlibatan AS dalam serangan Arab Saudi terhadap Houthi.

Kelompok asal Yaman tersebut disebut mendapat dukungan dari Iran.

“Kami mungkin akan melakukannya. Kami akan mempertimbangkannya. Kami baru saja mengetahui tentang serangan terkini itu, jadi kami akan mengambil keputusan. Kami bertindak sangat cepat,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip MPN Indonesia dari AFP pada Senin (12/10).

Pernyataan Trump tersebut disampaikan setelah muncul laporan mengenai serangan rudal terhadap bandara di ibu kota Arab Saudi itu.

Daftar Korban Tewas akibat Serangan di Bandara Riyadh

Serangan Houthi tersebut menewaskan warga negara dari delapan negara.

Berdasarkan laporan dilansir dari Al Jazeera, Minggu (11/10), berikut rincian kewarganegaraan 12 korban meninggal dunia:

  • 4 orang warga negara Arab Saudi.
  • 2 orang warga negara Bangladesh.
  • 1 orang warga negara Amerika Serikat.
  • 1 orang warga negara Mesir.
  • 1 orang warga negara Yordania.
  • 1 orang warga negara Suriah.
  • 1 orang warga negara Palestina.
  • 1 orang warga negara Sudan.

Selain korban meninggal dunia, otoritas penerbangan sipil melaporkan sebanyak 309 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Baca Juga:  Sebanyak 10 WNI Ditangkap di Saudi terkait Dugaan Praktik Haji Ilegal

Sejumlah Kedutaan Keluarkan Peringatan Keamanan

Serangan yang berkaitan dengan konflik Timur Tengah tersebut turut mendapat perhatian sejumlah kedutaan besar asing di Arab Saudi.

Kedutaan Besar Inggris, Kanada, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat mengimbau warga negaranya untuk menjauhi kawasan bandara.

Kelima negara tersebut juga meminta warganya mematuhi instruksi keamanan yang dikeluarkan otoritas setempat.

Kedutaan Besar Spanyol menyampaikan peringatan melalui platform X @SPAINinKSA menyusul adanya “serangan baru” oleh kelompok Houthi.

Peringatan tersebut berkaitan dengan situasi keamanan di Bandara Riyadh.

“Kedutaan Besar Spanyol di Riyadh mendesak komunitas Spanyol yang tinggal di Riyadh mendesak komunitas Spanyol yang tinggal di Riyadh dan di seluruh negeri untuk sangat berhati-hati membatasi pergerakan sebisa mungkin, memantau perkembangan dengan cermat, dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat,” tulis Kedutaan Besar Spanyol di Riyadh, dikutip MPN Indonesia dari X @SPAINinKSA pada Senin (12/10).

Sementara itu, sejumlah saksi mata sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa perintah evakuasi telah dikeluarkan di kawasan bandara.

Operasional bandara dihentikan sementara menyusul serangan rudal tersebut.

(RAD/NID/RAD)

Trending