Connect with us

Internasional

Diguyur Hujan Deras, Makkah dan Madinah Terendam Banjir hingga Sejumlah Mobil Hanyut

Hujan deras menyebabkan Kota di Makkah dan Madinah banjir. Pusat Meteorologi Arab Saudi mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem hingga 12 Januari.

Arthur

Published

on

Diguyur Hujan Deras, Makkah dan Madinah Terendam Banjir hingga Sejumlah Mobil Hanyut
Diguyur Hujan Deras, Makkah dan Madinah Terendam Banjir hingga Sejumlah Mobil Hanyut. Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@keyeup_rawa

MPN Indonesia 9 Januari 2025 - Makkah dan Madinah dilanda mengalami banjir besar setelah hujan deras melanda wilayah tersebut pada Senin (6/1).

Peristiwa ini menyebabkan dampak yang signifikan, termasuk kerusakan kendaraan, kemacetan lalu lintas, dan terganggunya aktivitas warga.

Dampak Banjir di Makkah dan Madinah

Hujan lebat yang melanda kota Makkah dan Madinah mengakibatkan jalan-jalan tergenang air, membuat sejumlah mobil tersapu arus.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan air mengalir deras di jalan-jalan kota dan merendam bangunan.

Menurut laporan Saudi Gazette, situasi ini juga menyebabkan kemacetan lalu lintas di berbagai kota seperti Makkah, Jeddah, dan Madinah.

Di distrik Al-Shafiyah, provinsi Badr, Madinah, tercatat curah hujan tertinggi sebesar 49,2 mm, sedangkan distrik Al-Basateen di Jeddah mencatat 38 mm.

Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah pun meminta para penumpang untuk memeriksa jadwal penerbangan karena terganggunya aktivitas di kawasan tersebut.

Peringatan dan Langkah Antisipasi

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan merah untuk sejumlah wilayah, termasuk Al Qunfudhah, Al Ardiyat, dan Adam.

Hujan lebat di Makkah diperkirakan akan terus berlangsung hingga 10 dan 12 Januari 2025.

Juru bicara pusat meteorologi, Hussein al-Qahtani, menyampaikan melalui media sosial bahwa musim hujan yang dimulai pada Selasa (7/1) diperkirakan akan meluas ke wilayah lainnya, termasuk Riyadh, Provinsi Timur, dan pesisir Makkah serta Madinah.

Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi dari sumber resmi dan mengikuti instruksi dari otoritas terkait untuk meminimalkan risiko selama kondisi cuaca ekstrem ini berlangsung.

Peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya. Pada Agustus 2023, hujan deras di Makkah menyebabkan sekolah ditutup dan jalan-jalan terendam banjir.

Baca Juga:  Pemerintah akan Bebaskan Kredit Macet untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sementara itu, Jeddah mengalami banjir besar pada 2009 yang menewaskan lebih dari 100 orang, dan Madinah menghadapi banjir serupa pada 2005 yang mengakibatkan 29 kematian.

Trending