Connect with us

Internasional

Israel Serang Gaza saat Waktu Sahur, Lebih dari 400 Orang Tewas

Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza pada Selasa (18/3) dini hari.

Arthur

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 19t102801.693
Israel Serang Gaza saat Waktu Sahur, Lebih dari 400 Orang Tewas | Gambar: Reuters

MPN Indonesia 19 Maret 2025 - Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Gaza pada Selasa (18/3) dini hari, saat warga Palestina bersiap menjalani ibadah sahur di bulan Ramadan.

Dikutip MPN Indonesia dari laporan Al Jazeera, serangan ini menewaskan lebih dari 400 orang, termasuk bayi dan anak-anak. Sementara itu, 564 lainnya terluka. 

Serangan ini merupakan yang terbesar sejak gencatan senjata Isarel dan Hamas diberlakukan pada 19 Januari lalu.

Kesaksian Warga

Warga Gaza menggambarkan situasi yang mencekam saat serangan berlangsung.

Seorang guru bernama Ahmed Abu Rizq menceritakan bagaimana keluarganya terbangun dalam ketakutan akibat rentetan ledakan yang mengguncang kota.

“Kami ketakutan, anak-anak kami ketakutan. Kami menerima banyak telepon dari kerabat untuk memastikan keadaan satu sama lain. Ambulans mulai berlalu-lalang dari satu jalan ke jalan lain,” kata Abu Rizq kepada Al Jazeera.

Ia menambahkan bahwa banyak keluarga datang ke rumah sakit dengan membawa jenazah anak-anak mereka yang menjadi korban.

Kondisi fasilitas kesehatan di Gaza yang sudah runtuh semakin memperburuk situasi bagi para korban.

“Jika Anda sekarang berada di salah satu rumah sakit di Gaza, Anda akan melihat darah di mana-mana,” ujarnya.

Menurut laporan saksi mata, sedikitnya 35 serangan udara dilancarkan secara simultan di berbagai wilayah, termasuk Kota Gaza, Deir Al-Balah, Khan Younis, dan Rafah.

Israel Sudah Beri Tahu Donald Trump

Militer Israel dalam pernyataannya menyebut bahwa serangan ini dilakukan atas perintah eselon politik dan bekerja sama dengan badan intelijen Shin Bet.

“Di bawah arahan eselon politik, militer dan Shin Bet tengah melancarkan serangan ke target-target teroris Hamas di seluruh penjuru Jalur Gaza,” ucap militer Israel.

Baca Juga:  Eks PM Inggris Tony Blair Masuk Bursa Pemimpin Transisi untuk Jalur Gaza

Israle dikabarkan telah memberitahu Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelum melancarkan aksinya.

“Houthi, Hizbullah, Hamas, Iran, serta kelompok teroris yang didukung Iran seharusnya memahami dengan jelas bahwa Presiden Trump tidak ragu untuk membela masyarakat yang taat hukum serta memperjuangkan kepentingan AS dan sekutu kami, Israel,” ujar Militer Israel.

(ADN/NID/RAD)

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending