Internasional
10 Masjid Terindah di Dunia, Benar-Benar Bikin Takjub!
Apa saja masjid terindah di dunia? Berikut daftarnya versi MPN Indonesia.
MPN Indonesia 1 April 2025 - Keindahan arsitektur masjid di seluruh dunia telah lama menjadi cerminan nilai-nilai spiritual Islam, sejarah, dan identitas budaya lokal.
Dari Afrika hingga Asia, sejumlah masjid paling indah menampilkan kekayaan gaya arsitektur yang beragam, baik dari segi desain hingga penggunaan materialnya.
Setiap bangunan menyimpan sejarah pembangunan yang unik dan terus menjadi pusat ibadah sekaligus daya tarik wisata global.
Lantas, apa saja masjid terindah di dunia? Berikut daftarnya versi MPN Indonesia.
Masjid Sheikh Zayed, Abu Dhabi
Diresmikan pada 2007, Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi merupakan simbol modernitas dalam arsitektur Islam.
Dengan 82 kubah marmer putih, 1.096 tiang eksterior, dan tujuh lampu gantung kristal Swarovski berlapis emas 24 karat, masjid ini menunjukkan keagungan spiritual dan estetika kontemporer.
Karpet di ruang utama salat yang merupakan buatan tangan terbesar di dunia, serta motif bunga dari mother-of-pearl hasil rancangan Kevin Dean, menjadi daya tarik utamanya.
Masjid Hassan II, Maroko
Terletak di Casablanca dan dibangun pada 1986 oleh arsitek Prancis Michel Pinseau, Masjid Hassan II merupakan salah satu masjid paling indah di Afrika.
Masjid ini memiliki menara setinggi 210 meter, yang menjadikannya salah satu yang tertinggi di dunia.
Dindingnya dihiasi zellige, plester, dan ukiran kayu hasil karya pengrajin Maroko, menampilkan kemegahan seni Islam dalam struktur beton yang tersembunyi.
Masjid Nasir al-Mulk, Iran
Masjid Nasir al-Mulk di Shiraz menyuguhkan pengalaman visual yang unik. Masjid ini dikenal sebagai Masjid Pink karena ubin berwarna merah mudanya yang menghiasi langit-langit.
Dibangun pada abad ke-19, sinar matahari pagi yang menembus jendela kaca patri menghasilkan pola cahaya berwarna-warni di atas permadani Persia, menciptakan pemandangan yang menakjubkan dalam ruang salat.
Masjid Biru (Sultan Ahmed), Turki
Masjid Sultan Ahmed atau Masjid Biru di Istanbul dibangun pada 1609 dan selesai pada 1616. Masjid ini terkenal karena penggunaan ubin biru Iznik di interiornya.
Dengan enam menara yang menjulang dan kubah besar di pusatnya, masjid ini merupakan contoh dari arsitektur klasik Ottoman yang masih berdiri megah di jantung kota Istanbul.
Masjid Jama, India
Dibangun pada pertengahan abad ke-17 oleh Kaisar Mughal Shah Jahan, Masjid Jama di Delhi menjadi salah satu masjid terbesar di India.
Masjid ini dapat menampung hingga 25.000 jamaah dan menampilkan menara serta gerbang dengan inskripsi kaligrafi Persia, mencerminkan kemegahan arsitektur Mughal dari batu pasir merah dan marmer putih.
Masjid Agung Djenné, Mali
Masjid ini merupakan bangunan terbesar di dunia yang terbuat dari adobe atau tanah liat yang dikeringkan, dan mencerminkan arsitektur Sudano-Sahelian.
Awalnya dibangun pada abad ke-13 dan direkonstruksi pada 1907, masjid Agung Djenne terkenal dengan telur burung unta yang ditempatkan di puncak menara sebagai simbol kesuburan dan kemurnian.
Masjid Wazir Khan, Pakistan
Masjid Wazir Khan di Lahore dibangun pada 1671 dan dikenal dengan fresko dan ubin berornamen yang menutupi hampir seluruh permukaan dindingnya.
Di bazar kaligrafinya, kutipan dari karya-karya Islam ditampilkan dalam pola bunga dan geometris yang dilukis oleh khattat ternama, menegaskan statusnya sebagai masjid paling indah di wilayah tersebut.
Masjid Putra, Malaysia
Dibangun dari granit berwarna merah muda, Masjid Putra terletak di tepi Danau Putrajaya dan menampilkan perpaduan elemen desain Persia dan material lokal.
Masjid ini memiliki kapasitas hingga 15.000 orang dan mencakup aula utama, halaman tengah, dan ruang serbaguna, menjadikannya simbol arsitektur Islam modern Malaysia.
Masjid Kristal, Malaysia
Berbeda dari masjid tradisional, Masjid Kristal di Kuala Terengganu menonjolkan desain futuristik dengan material utama kaca, baja, dan kristal.
Diresmikan pada 2008, masjid ini berkilau baik saat malam maupun siang hari.
Detail arsitekturnya juga menggabungkan unsur Tionghoa, menjadikannya salah satu masjid paling indah yang memadukan budaya lokal dan global.
Masjid Raya Xi’an, Tiongkok
Dibangun pada abad ke-8 dan direnovasi pada abad ke-18, Masjid Raya Xi’an merupakan contoh perpaduan arsitektur Tionghoa dengan elemen Islam.
Dengan pagoda sebagai menara dan lima halaman luas, masjid ini menjadi yang terbesar di Tiongkok dan mencerminkan harmoni antara dua tradisi arsitektur besar.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
