Connect with us

Viral

Bos Rokok Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan yang Menyebabkan Istrinya Tewas

Bos rokok HS, Muhammad Suryo, bangun masjid di tempat istrinya meninggal akibat kecelakaan di Kulon Progo, Yogyakarta.

Logompn

Published

on

Bos Rokok Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan yang Menyebabkan Istrinya Tewas
Bos Rokok Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan yang Menyebabkan Istrinya Tewas. Gambar: Instagram/@muhammad.surya.yk

MPN Indonesia 19 April 2026 - Bos rokok HS, Muhammad Suryo, membangun masjid di lokasi kecelakaan motor yang menyebabkan istrinya, Anis Syarifah, meninggal dunia di Jalan Nasional Purworejo–Jogja, Desa Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Pembangunan masjid tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat (17/4), bertepatan dengan hari ulang tahun almarhumah istri.

Masjid yang diberi nama Masjid Hj Anis Syarifah itu dibangun sebagai bentuk pemenuhan janji sekaligus kado ulang tahun untuk mendiang istri yang tewas dalam kecelakaan pada Minggu (1/3).

Peristiwa kecelakaan motor itu terjadi saat Muhammad Suryo membonceng istrinya, Anis Syarifah, dan terlibat kecelakaan dengan warga setempat, Abdullah dan putranya, Deva.

Akibat kejadian tersebut, Anis meninggal dunia di tempat, sementara Suryo, Abdullah, dan Deva mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan.

Empat puluh tujuh hari setelah kepergian istrinya, ia kembali ke lokasi kejadian untuk memulai pembangunan masjid.

Dalam prosesi peletakan batu pertama, Suryo menyampaikan alasan pembangunan masjid tersebut.

“Saya bukan hanya sebagai seorang hamba yang ingin membangun tempat ibadah, tapi sebagai seorang suami yang ingin menunaikan janji cinta. Masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya,” kata Suryo dalam keterangannya, Jumat (17/4).

“Saya ingin masjid ini bermanfaat untuk banyak orang, menjadi amal jariyah untuk istri saya,” tambahnya.

Pembangunan Masjid di Titik Kecelakaan

Masjid Hj Anis Syarifah dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1.500 meter persegi di pinggir jalan utama menuju Bandara YIA yang juga merupakan pintu masuk Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Lokasi tersebut berada di Jalan Nasional Purworejo–Jogja dan masuk wilayah Desa Palihan, Temon, Kulon Progo.

Baca Juga:  4 SPBU Curang di Yogyakarta Ditutup, Pemiliknya Ternyata Sama

Desain masjid diunggah Suryo melalui akun Instagrammya @muhammad.surya.yk.

Bangunan masjid mengusung desain modern dengan atap bergaya limasan dan fasad melengkung. Sebuah menara berdiri dengan lafadz Allah di bagian pucuk.

Di pertigaan samping masjid terdapat jalan desa bernama Jalan KH Moh Yunus Anis yang memiliki kesamaan nama dengan almarhumah istrinya.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung dan dihadiri ratusan warga Desa Palihan, keluarga, serta perangkat desa. Suryo terlihat menangis saat memimpin prosesi tersebut.

Ia kembali menegaskan bahwa masjid tersebut diwakafkan untuk masyarakat umum dan tidak bersifat eksklusif.

“Saya ingin masjid ini bermanfaat untuk banyak orang, saya sudah menganggap Pak Abdullah dan semua masyarakat Desa Palihan adalah keluarga saya. Mari bersama merawat masjid ini agar makmur dan bermanfaat,” jelasnya.

Respons dan Dukungan Berbagai Pihak

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan masjid tersebut.

“Pemerintah Kabupaten mendukung penuh pembangunan ini. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” ungkap Ambar.

Ia menyebut lokasi masjid tersebut cukup strategis karena berada di jalur utama menuju Kulon Progo.

Lurah Palihan, Kaliso, menyampaikan bahwa masyarakat telah lama berencana membangun masjid di lokasi tersebut.

“Dulu di sini hanya ada surau kecil. Kami sudah lama berencana membangun masjid namun baru terealisasi sekarang,” ujar Kaliso.

Menurut Kaliso, keberadaan masjid di tepi jalan utama menuju Bandara YIA diperkirakan akan ramai oleh pengendara yang singgah untuk beribadah.

“Pasti akan ramai pengendara yang datang beribadah. Tentu kami akan senang karena akan berdampak pada masyarakat termasuk pengembangan UMKM,” tandasnya.

Surati Julia Wijayanti, istri Abdullah yang terlibat dalam kecelakaan motor tersebut, turut hadir dalam acara peletakan batu pertama.

Baca Juga:  Korban Tabrak Lari di Busang Dimakamkan bersama Motornya, Netizen: BPKB sama SIM Jangan Sampai Ketinggalan

Ia menyatakan seluruh komitmen bantuan dari Muhammad Suryo telah dipenuhi, termasuk biaya pengobatan dan pendidikan.

“Banyak sekali yang Pak Suryo berikan pada keluarga kami. Semua biaya pengobatan ditanggung, biaya pendidikan sampai sarjana ditanggung, kami dibelikan motor bahkan untuk kehidupan sehari-hari juga ditanggung. Alhamdulillah hari ini masyarakat sekitar juga merasakan manfaat karena Pak Suryo membangun masjid di sini,” kata Surati.

Saat ini, Abdullah dan Deva telah pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan di rumah dengan kontrol setiap minggu.

Pembangunan masjid di lokasi kecelakaan Kulon Progo tersebut menjadi penanda dimulainya proses pembangunan tempat ibadah yang dinamai sesuai nama istri Muhammad Suryo, Anis Syarifah, di wilayah Yogyakarta.

(AKM/NID/RAD)

Trending