Politik
Mendag akan Kirim Tim Negosiasi dengan Trump soal Tarif Impor Tinggi
Indonesia akan kirim tim negosiasi untuk berdialog dengan US Trade Representative (USTR).
MPN Indonesia 9 April 2025 - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengatakan akan mengirim tim negosiasi ekonomi untuk berdialog dengan US Trade Representative (USTR).
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah komoditas Indonesia.
Tim negosiasi Indonesia nantinya dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Optimis AS Tinjau Ulang Kebijakannya
Budi Santoso menjelaskan bahwa ia tidak khawatir perundingan ini akan membuat produk AS semakin membanjiri Indonesia.
Sebaliknya, ia berharap pemerintah AS mau meninjau ulang kebijakannya.
Jika nanti peningkatan impor dari AS bertambah, maka akan diimbangi dengan pengurangan impor dari negara lain.
“Ya kan kita impor lebih banyak. Tadi disampaikan volumenya kan ditingkatkan, volume impor kita dari impor barang (AS) yang sudah ada tadi,” ujar Budi kepada awak media seusai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (7/4).
Masih Tahap Identifikasi
Ia menambahkan, rencana pengiriman tim negosiasi ini masih dalam tahap identifikasi, termasuk jenis komoditas dan tarif yang akan dinegosiasikan ulang.
Pemerintah saat ini tengah menyaring sekitar 15 komoditas utama yang akan menjadi fokus pembahasan dengan tim Trump.
“Belum, sekarang lagi diidentifikasi ya. Tadi hasil rapat kita identifikasi semua termasuk tarif dan sebagainya, kebijakannya seperti apa, komoditasnya apa juga, baru kita, 15 besar lah ya kita cek dulu,” jelas Budi.
Cari Solusi Lain
Untuk mengantisipasi penurunan ekspor ke AS akibat kebijakan tarif, pemerintah juga memfokuskan upaya pada pencarian negara lain yang bisa diekspor, termasuk Uni Eropa.
Salah satu langkah konkret adalah percepatan penyelesaian perjanjian dagang dengan Uni Eropa.
“IEU-CEPA dipercepat. Tadi kan disepakati juga agar segera diselesaikan. [Itu kapan?] Beliau tadi menyampaikan kesepakatannya kan Juni harus selesai. Jadi kita juga harus punya pasar baru,” ujar Budi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
