Lifestyle
Waspada! TBC Ternyata Lebih Mudah Menular dibanding COVID-19
TBC merupakan penyakit menular yang memiliki tingkat penularan lebih tinggi dibandingkan COVID-19.
MPN Indonesia 9 April 2025 - Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Ia merupakan penyakit menular yang dapat menyerang berbagai organ tubuh dan memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dibandingkan COVID-19.
Penularan TBC berlangsung melalui udara (airborne) dan dapat terjadi ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi oleh percikan batuk, bersin, atau bicara dari penderita TBC aktif.
“Penularan TBC bersifat airborne, dapat menyebar lewat udara. Ini membuat TBC lebih menular dibandingkan dengan COVID-19,” ujar anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, Mira Yudanti, dikutip MPN Indonesia dari Youtube Kementerian Kesehatan, Rabu (9/4).
Sangat Mudah Menyebar
Penyakit TBC dikatakan penularannya lebih tinggi dibanding dengan COVID-19. Jika COVID-19 penularannya melalui droplet, TBC penularannya bisa terjadi hanya lewat udara.
Bahkan, saat penderita batuk, bersin, atau bahkan bernyanyi itu bisa berpotensi menularkan bakteri ke orang lain.
Setiap penderita TBC itu bicara, batuk, nyanyi, bersin, nah itu akan potensial untuk menyebarkan bakteri ke udara dan kemudian bisa masuk ke tubuh kita melalui pernapasan,” jelas Mira.
Gejala dan Faktor Risiko TBC
Gejala TBC sangat bervariasi tergantung organ yang terinfeksi dan gejala yang muncul pun bisa berbeda di tiap pasien.
Gejala khas TBC paru adalah batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, keringat malam, dan dalam beberapa kasus batuk berdarah.
Faktor risiko utama penularan TBC meliputi kontak erat dengan penderita TBC aktif, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat seperti ruangan dengan ventilasi buruk.
Kelompok yang rentan terkena TBC adalah penderita HIV, diabetes melitus, pasien transplantasi organ, serta mereka yang menjalani kemoterapi atau mengonsumsi obat imunosupresan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
