Lifestyle
Riset Ungkap Pria Perlu Nongkrong Dua Kali dalam Seminggu agar Tetap Sehat
Penelitian Oxford mengungkap pria perlu nongkrong dua kali seminggu dengan empat teman.
MPN Indonesia 23 April 2025 - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Robin Dunbar, seorang psikolog sekaligus direktur kelompok riset neuroilmu sosial dan evolusioner di Universitas Oxford, mengungkapkan bahwa pria perlu bertemu dengan empat orang teman dekat sebanyak dua kali dalam seminggu guna memperoleh manfaat optimal dari persahabatan pria.
Temuan ini menyoroti pentingnya interaksi sosial tatap muka dalam menjaga kesehatan fisik pria dewasa, terutama di tengah peningkatan kesadaran akan kesehatan mental dan keseimbangan hidup (HealthSpiritBody).
Pentingnya Waktu Bersama Teman bagi Kesehatan Pria
Penelitian ini menekankan bahwa pertemuan langsung, seperti berkumpul bersama teman untuk minum atau sekadar bersosialisasi, memiliki dampak positif terhadap kesehatan fisik.
“Robin Dunbar menyarankan bahwa meskipun menghabiskan 20% dari hari mereka untuk berinteraksi melalui cara lain, para pria perlu bertemu langsung untuk menjaga persahabatan mereka tetap kuat, dan bertemu untuk minum-minum adalah cara yang tepat untuk mencapainya,” ujar Robin Dunbar, dikutip MPN Indonesia dari HealthSpiritBody pada Rabu (23/4).
Interaksi langsung tersebut diyakini tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh komunikasi digital atau media sosial.
Manfaat Kesehatan dari Persahabatan Pria
Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa manfaat dari menjalin persahabatan pria yang kuat meliputi peningkatan sistem kekebalan tubuh, pelepasan endorfin, penurunan tingkat kecemasan, serta peningkatan sikap dermawan.
“Manfaat dari persahabatan pria yang kuat termasuk sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, pelepasan endorfin, penurunan tingkat kecemasan secara keseluruhan, dan (tampaknya) tingkat kedermawanan yang lebih tinggi,” terang penelitian HealthSpiritBody.
Hal ini menunjukkan bahwa interaksi sosial berdampak pada kesejahteraan psikologis dan kesehatan fisik pria secara keseluruhan.
Latar Belakang Sosial dan Konteks Penelitian
Banyak pria menghadapi tekanan untuk mengelola tanggung jawab pekerjaan, keluarga, dan kehidupan sosial. Akibatnya, interaksi sosial dengan teman sebaya sering kali dikesampingkan. Namun, seperti yang ditekankan dalam artikel tersebut, kebutuhan akan hubungan sosial tetap ada, bahkan seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab.
“Ada anggapan yang sudah ada sejak lama bahwa seiring bertambahnya usia dan bertambahnya tanggung jawab, kita tidak meluangkan waktu untuk teman,” tulis HealthSpiritBody.
Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pentingnya meluangkan waktu untuk bertemu teman sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Keseimbangan Gaya Hidup dan Kesadaran Kesehatan Mental
Penelitian ini juga muncul di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental pria.
Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan dari Vic Naidoo dalam forum bersama Jane Linley-Thomas mengenai kesehatan mental, di mana ia menyoroti pentingnya kesadaran akan kondisi mental pribadi dan manfaat berbicara dengan orang lain.
Hasil penelitian Robin Dunbar mendukung perlunya koneksi sosial tatap muka sebagai penunjang kesejahteraan menyeluruh, baik mental maupun kesehatan fisik.
Meski terdengar sederhana, hasil riset Robin Dunbar ini menunjukkan bahwa aktivitas sosial rutin seperti berkumpul bersama teman memiliki dampak terhadap kesehatan fisik pria.
Di era ketika koneksi digital semakin menggantikan interaksi langsung, hasil penelitian ini menekankan bahwa pertemuan fisik tetap penting. Bukan hanya untuk menjaga hubungan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari pola hidup sehat jangka panjang.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
