Connect with us

Lifestyle

Mengenal Batu Saluran Kemih: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya!

Batu saluran kemih dapat sebabkan nyeri hebat dan komplikasi. Kenali penyebab, gejala, hingga cara penanganan dan pencegahannya dari ahli urologi.

Logompn

Published

on

Mengenal batu saluran kemih penyebab, gejala, dan cara mencegahnya!
Mengenal Batu Saluran Kemih: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya! Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 23 April 2025 - Batu saluran kemih merupakan endapan keras dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam sistem saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri hebat, gangguan aliran urine, hingga komplikasi infeksi.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Diki Arma Duha, Sp.U, Dokter Spesialis Urologi dari Eka Hospital Cibubur dalam pernyataannya kepada awak media.

Batu saluran kemih dapat berukuran bervariasi, dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola golf.

Batu yang kecil mungkin keluar tanpa gejala, namun batu berukuran besar dapat menyumbat saluran dan menyebabkan nyeri berat serta gangguan kesehatan fisik yang signifikan.

“Ukuran batu bisa bervariasi, mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola golf. Batu yang kecil mungkin dapat keluar dari tubuh tanpa menimbulkan masalah, tetapi batu yang lebih besar dapat menyumbat saluran kemih dan menyebabkan nyeri hebat serta komplikasi lainnya,” ujar dr. Diki kepada wartawan di Bogor, pada Selasa (22/4). 

Penyebab Pembentukan Batu Saluran Kemih

Menurut dr. Diki, pembentukan batu saluran kemih terjadi saat konsentrasi zat tertentu dalam urine, seperti mineral dan garam, terlalu tinggi sehingga membentuk kristal.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu meliputi kurangnya asupan cairan, riwayat keluarga, pola makan, dan kondisi medis tertentu.

Individu yang kekurangan asupan cairan cenderung menghasilkan urine yang lebih pekat, sehingga meningkatkan kemungkinan kristalisasi.

Selain itu, diet tinggi protein hewani, natrium, dan oksalat (terdapat dalam bayam dan cokelat) juga memperbesar risiko pembentukan batu.

Baca Juga:  Ini Tips Jaga Kesehatan agar Puasa Lancar selama Ramadan

Faktor lain seperti obesitas, konsumsi obat-obatan tertentu (misalnya diuretik dan antasida berbasis kalsium), serta kondisi medis seperti hiperparatiroidisme dan penyakit Crohn turut berperan.

Gejala Umum Batu Saluran Kemih

Gejala batu saluran kemih bergantung pada ukuran dan lokasi batu. Gejala utama termasuk nyeri kolik yang muncul tiba-tiba di area pinggang atau perut bagian samping dan dapat menjalar ke selangkangan.

Gejala lain meliputi urine berdarah (hematuria), nyeri saat buang air kecil (disuria), serta frekuensi buang air kecil yang meningkat.

Dalam kasus tertentu, batu dapat menyebabkan urine menjadi keruh atau berbau tidak sedap, mual dan muntah, serta aliran urine yang tersendat.

Jika infeksi terjadi, pasien mungkin mengalami demam dan menggigil, yang memerlukan penanganan segera.

Metode Penanganan Batu Saluran Kemih

Penanganan batu saluran kemih bergantung pada ukuran, lokasi batu, serta tingkat gejala.

Untuk batu kecil, pendekatan konservatif dapat diambil dengan observasi, minum banyak cairan (2–3 liter per hari), dan konsumsi obat pereda nyeri.

Dokter juga dapat meresepkan alpha-blocker guna melonggarkan otot ureter agar batu dapat keluar lebih mudah.

Apabila batu berukuran besar atau menyebabkan komplikasi, tindakan medis lebih lanjut diperlukan.

Beberapa prosedur yang tersedia meliputi Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL), Ureteroskopi (URS), Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL), dan dalam kasus tertentu, operasi terbuka.

Upaya Pencegahan untuk Menjaga Kesehatan Fisik

Pencegahan batu saluran kemih berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan.

Langkah pencegahan utama adalah meningkatkan konsumsi air putih minimal 2–2,5 liter per hari.

Selain itu, pola makan perlu disesuaikan dengan mengurangi asupan garam, protein hewani, dan makanan tinggi oksalat.

Konsumsi kalsium tetap disarankan sesuai kebutuhan harian, kecuali atas petunjuk dokter. Hindari pula konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi serta batasi minuman manis.

Baca Juga:  Wajib Tahu! Ini Bahaya Memaksakan Diri Berolahraga saat Puasa

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat pencegah berdasarkan jenis batu yang pernah dialami pasien.

Dengan mengenali penyebab, gejala, serta metode pencegahan dan penanganan, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap batu saluran kemih, sehingga risiko komplikasi yang dapat memengaruhi kesehatan fisik dapat diminimalkan.

(DIM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending