Connect with us

Lifestyle

Berlari vs Berjalan: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Berlari dan berjalan sama-sama meningkatkan kesehatan, tapi mana yang lebih efektif, simak di sini.

Logompn

Published

on

Berlari vs berjalan mana yang lebih baik untuk kesehatan
Berlari dan berjalan sama-sama bermanfaat bagi kesehatan jantung, paru-paru, dan mental. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 29 April 2025 - Berlari dan berjalan merupakan dua bentuk olahraga dan kebugaran yang populer di seluruh dunia. Keduanya memberikan manfaat yang signifikan untuk kesehatan fisik, meskipun pilihan terbaik tergantung pada tujuan individu, kondisi mobilitas, dan preferensi pribadi. 

Menurut para peneliti, kedua aktivitas ini adalah latihan kardiovaskular aerobik yang mampu meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru, serta memberikan dampak positif pada kesehatan mental.

Manfaat Kesehatan dari Berjalan dan Berlari

Berjalan, sebagai salah satu olahraga ringan, dikenal dapat mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan seperti kecemasan, depresi, diabetes, dan beberapa jenis kanker. 

“Jika Anda dapat meningkatkan sebagian kecil dari berjalan menjadi berlari, itu menawarkan banyak manfaat fisik dan mental dalam waktu yang jauh lebih singkat,” ujar Fisiologis Olahraga, Alyssa Olenick, dikutip dari MPN Indonesia dari The New York Times.

Berlari, di sisi lain, menjadi pilihan lebih baik bagi mereka yang ingin membakar lebih banyak kalori atau menurunkan berat badan lebih cepat. 

Sebuah studi menemukan bahwa berlari membakar sekitar dua kali lebih banyak kalori dibandingkan berjalan. Oleh sebab itu, untuk tujuan penurunan berat badan, berlari lebih efektif dibandingkan berjalan.

Namun, penting dicatat bahwa berjalan tetap dapat membantu menjaga berat badan sehat dan meningkatkan energi secara keseluruhan, terutama bagi pemula dalam berolahraga.

Risiko Cedera dan Pertimbangan Penting

Meskipun berlari menawarkan banyak manfaat, aktivitas ini termasuk latihan berdampak tinggi yang dapat memberikan tekanan lebih besar pada tubuh. 

Baca Juga:  8 Tips Sehat Berpuasa untuk Penderita Diabetes, jadi Gak Was-Was Ibadahnya!

Menurut penelitian, sekitar 50% pelari mengalami cedera setiap tahunnya yang menyebabkan mereka tidak dapat berlari sementara waktu. 

Risiko cedera umum meliputi overuse injuries akibat peningkatan jarak tempuh yang terlalu cepat.

Sebaliknya, berjalan memiliki risiko cedera yang jauh lebih rendah. Dengan demikian, bagi mereka yang memiliki masalah sendi atau baru memulai rutinitas kebugaran, berjalan bisa menjadi pilihan lebih aman.

CDC merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu untuk menjaga kesehatan fisik. Baik berjalan maupun berlari dapat membantu memenuhi anjuran ini, tergantung pada intensitas dan durasi aktivitas.

Variasi Teknik dalam Berjalan untuk Manfaat Maksimal

Beberapa variasi teknik berjalan, seperti speed walking dan power walking, dapat meningkatkan manfaat kesehatan yang diperoleh. Speed walking, yang biasanya dilakukan dengan kecepatan 3 mph atau lebih, mampu meningkatkan detak jantung dan membakar lebih banyak kalori per menit dibandingkan berjalan santai.

Power walking, dengan kecepatan antara 3 hingga 5 mph, bahkan dapat membakar jumlah kalori yang hampir setara dengan jogging pada kecepatan yang sama. 

Misalnya, power walking selama satu jam dengan kecepatan 4,5 mph dapat membakar kalori sebanyak jogging dengan kecepatan serupa.

Teknik lain, seperti incline walking atau berjalan menanjak, juga efektif dalam membakar kalori lebih banyak. Meningkatkan kemiringan treadmill atau memilih jalur berbukit dapat menjadi strategi untuk meningkatkan intensitas latihan.

Pengaruh Aktivitas Terhadap Kebugaran Jantung dan Umur Panjang

Ketika mempertimbangkan efek aktivitas terhadap kebugaran, VO2 max menjadi indikator penting. 

“VO2 max adalah prediktor kuat untuk usia harapan hidup,” kata Ahli Jantung Olahraga, Dr. Allison Zielinski.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan lambat sepanjang hari memang meningkatkan VO2 max dibandingkan tidak bergerak sama sekali, namun manfaat yang lebih besar diperoleh saat berjalan dengan kecepatan lebih tinggi.

Baca Juga:  Apakah Saat Puasa Boleh Olahraga? Ini Penjelasan dari Dokter!

Sebuah studi tahun 2021 yang melibatkan 2.000 pria dan wanita paruh baya menunjukkan bahwa sedikit peningkatan dalam intensitas berjalan dapat meningkatkan kebugaran secara signifikan.

Baik berjalan maupun berlari menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan keduanya dapat menjadi bagian dari rutinitas olahraga dan kebugaran harian. 

Pilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan pribadi, kondisi fisik, dan tujuan kesehatan masing-masing. 

Sebagaimana disarankan, memulai dengan berjalan dan secara bertahap meningkatkan intensitas ke lari dapat menjadi pendekatan yang efektif, selalu disertai konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memulai program latihan baru.

(ADN/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga14 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita33 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita40 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending