Internasional
Era WFH Kelar, Google Minta Karyawannya WFO
Google wajibkan sebagian besar karyawan kembali WFO tiga hari per minggu, dengan ancaman pemutusan kerja bagi yang menolak kebijakan baru tersebut.
MPN Indonesia 3 Mei 2025 - Google, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, telah mengumumkan kebijakan baru yang mengharuskan sebagian besar karyawannya untuk kembali bekerja dari kantor (WFO) setidaknya tiga hari dalam seminggu.
Kebijakan ini diumumkan di tengah perubahan besar dalam kebijakan kerja pasca-pandemi COVID-19 yang sebelumnya memungkinkan banyak karyawan bekerja dari rumah.
Kebijakan Baru Google untuk Karyawan Remote
Menurut laporan CNBC, Google telah memberi tahu beberapa karyawan jarak jauh bahwa mereka harus mulai mengikuti jadwal kerja hybrid atau menghadapi risiko kehilangan pekerjaan.
Beberapa karyawan yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan untuk bekerja sepenuhnya dari rumah kini diwajibkan untuk pindah dan tinggal dalam radius 50 mil dari kantor perusahaan atau menerima paket pengunduran diri secara sukarela.
“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kolaborasi langsung adalah bagian penting dari cara kami berinovasi dan memecahkan masalah kompleks,” ujar seorang juru bicara Google, seperti dikutip MPN Indonesia melalui laman timesofindia, pada Sabtu (3/5).
Ultimatum untuk Berbagai Divisi
Kebijakan ini berlaku di beberapa unit perusahaan teknologi tersebut.
Misalnya, karyawan di divisi Google Technical Services diharuskan beralih ke jadwal hybrid atau menerima paket pengunduran diri sukarela.
Google bahkan menawarkan biaya relokasi satu kali bagi karyawan yang bersedia pindah dalam jarak 50 mil dari kantor.
Staf sumber daya manusia, yang secara internal disebut People Operations, juga menghadapi ultimatum serupa.
Karyawan yang tinggal dalam jarak 50 mil dari kantor harus memilih untuk bekerja dengan jadwal hybrid paling lambat bulan Juni atau posisi mereka akan dihapuskan.
Hanya karyawan HR yang tinggal lebih dari 50 mil dari kantor yang dapat mempertahankan pengaturan kerja jarak jauh mereka.
Dorongan Sergey Brin untuk Kehadiran Lebih Sering
Dorongan untuk kembali ke kantor ini mendapat dukungan dari salah satu pendiri Google, Sergey Brin.
Pada Februari, Brin meminta para pekerja di bidang AI untuk hadir di kantor setiap hari kerja, dengan menyatakan bahwa “60 jam per minggu adalah titik produktivitas yang ideal,” menurut dokumen internal perusahaan.
Brin juga menekankan bahwa Google perlu “meningkatkan upaya” untuk mengejar ketertinggalan dalam persaingan AI yang “telah berkembang pesat.”
Ia mengkritik karyawan yang “hanya melakukan pekerjaan seminimal mungkin untuk bertahan,” dengan menyebut mereka “tidak hanya tidak produktif tetapi juga sangat merusak semangat tim.”
Tren di Industri Teknologi
Google bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang mendorong karyawan untuk kembali ke kantor.
Beberapa perusahaan teknologi besar lainnya di Silicon Valley juga mulai membalikkan kebijakan kerja jarak jauh yang berlaku selama pandemi.
Amazon kini mewajibkan kehadiran di kantor selama lima hari dalam seminggu, sementara Meta dan sebagian besar raksasa teknologi lainnya menetapkan jadwal hybrid tiga hari seminggu, selaras dengan kebijakan resmi Google saat ini.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
