Lifestyle
Hati-Hati! Ini Bahaya Ultra Processed Food bagi Anak-Anak
Berikut bahaya ultra processed food bagi anak-anak jika terlalu sering dikonsumsi.
MPN Indonesia 16 Mei 2025 - Praktis dan mudah disajikan, makanan kemasan ultra processed food (UPF) seperti nugget, sarden kalengan, dan mi instan kerap menjadi pilihan utama orang tua dalam memberi makan anak-anak di tengah kesibukan harian.
UPF sendiri merupakan makanan yang telah melalui proses pengolahan yang banyak dan ditambahkan berbagai zat aditif.
Namun, dokter Tirta Mandira Hudhi alias dokter Tirta memperingatkan bahwa konsumsi rutin makanan jenis ini dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.
“Jangan berikan UPF ke anak kecil,” kata dokter Tirta, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Tirta PengPengPeng, Jumat (16/5).
Anak Harus Makan Real Food
Menurut Tirta, anak kecil harus makan-makanan bergizi atau real food. Jika orang tua terbiasa memberikan UPF pada anak, maka itu akan jadi kebiasaan hingga dewasa.
“Anak kecil itu harus makan real food, jangan terbiasa memberi mereka makanan olahan, seperti sarden dan nugget, karena jika terlalu sering diberikan, mereka bisa terbiasa dan kecanduan untuk makan UPF,” ungkapnya.
Kebiasaan konsumsi makanan olahan sejak dini berisiko membentuk preferensi rasa yang tidak sehat pada anak, menjadikan mereka lebih menyukai produk tinggi gula, garam, dan lemak.
Hal ini dapat mengganggu pola makan yang seimbang dan berpotensi merusak kesehatan fisik mereka di kemudian hari.
Boleh Dikonsumsi dalam Keadaan Darurat
Menurut Tirta, UPF sebaiknya dikonsumsi hanya dalam kondisi darurat. Darurat di sini bukan hanya situasi bencana, tetapi saat kita benar-benar tidak memiliki pilihan untuk mengonsumsi real food.
Misalnya, saat hujan deras, toko bahan makanan tutup, atau sedang tidak sempat memasak. Dalam kondisi tersebut, mengonsumsi nugget atau sarden masih bisa ditoleransi.
Namun, jika UPF dikonsumsi setiap hari dalam jangka panjang, hal tersebut bisa memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.
“Kalau dikonsumsi secara terus-menerus itu akan sangat erat kaitannya tentang obesitas, diabetes, melitus, dan hipertensi. Sudah jelas penelitiannya banyak,” kata Tirta.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memilih makanan.
“Buat teman-teman yang masih makan UPF, makanlah dalam batas wajar ketika darurat. Tapi kalau tidak kepepet, jangan dibiasakan,” tegasnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
