Connect with us

Lifestyle

Sering Lelah dan Berat Badan Tak Naik? Hati-hati Terkena Diabetes Tipe 5!

Diabetes tipe 5 terkait malnutrisi kronis bisa sebabkan kelelahan dan berat badan sulit naik, perlu deteksi dan penanganan medis tepat sejak dini.

Logompn

Published

on

Sering lelah dan berat badan tak naik hati hati terkena diabetes tipe 5!
Ilustrasi Alat Cek Diabetes, Glukometer. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 1 Juni 2025 - Sering merasa lelah dan berat badan sulit naik meski makan cukup bisa jadi tanda masalah kesehatan fisik serius.

Salah satunya adalah diabetes tipe 5, jenis diabetes yang terkait dengan malnutrisi kronis.

Menurut Dr. dr. Wismandari, Sp.PD, Subsp. EMD(K) dari RS Pondok Indah, diabetes tipe 5 adalah kondisi diabetes yang terjadi pada orang dengan riwayat kekurangan gizi berkepanjangan.

“Diabetes tipe 5 adalah bentuk diabetes pada individu yang dikaitkan dengan kondisi malnutrisi yang berlangsung lama (kronis), dikenal juga sebagai malnutrition-related diabetes,” jelasnya kepada MPN Indonesia dalam pesan singkat, Jumat (30/5).

Kondisi ini umumnya menyerang anak-anak dan remaja yang mengalami kekurangan gizi sejak dini.

Gejala dan Diagnosis Diabetes Tipe 5

Gejala diabetes tipe 5 sering sulit dikenali karena mirip dengan masalah kesehatan lain.

Dr. Wismandari menjelaskan, pasien biasanya mengalami “kelelahan terus-menerus, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan atau sulit naik, pertumbuhan terhambat, hingga gangguan memori dan sulit fokus.”

Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan kadar gula darah, evaluasi status gizi, serta tes fungsi pankreas untuk menilai kerusakan dan kemampuan produksi insulin.

Penanganan dan Risiko Komplikasi

Penanganan diabetes tipe 5 memerlukan pendekatan menyeluruh.

“Obat-obatan antidiabetes digunakan untuk meningkatkan produksi insulin di pankreas dan memperbaiki sensitivitas insulin,” ujar Dr. Wismandari.

Terapi bisa berupa kombinasi obat oral dan suntikan insulin, atau hanya insulin, tergantung kondisi pasien. Namun, fokus utama adalah memperbaiki status gizi pasien.

“Tanpa perbaikan kondisi nutrisi, upaya pengobatan tidak akan memberikan hasil optimal,” tambahnya.

Gizi yang baik penting agar tubuh bisa merespons terapi dan memperbaiki metabolisme.

Baca Juga:  Jangan Asal Tidur! Ini Posisi yang Bisa Bikin Tubuh Lebih Sehat

Seperti diabetes lainnya, diabetes tipe 5 berisiko menimbulkan komplikasi serius pada berbagai organ seperti jantung, otak, kaki, ginjal, mata, dan saraf.

“Komplikasi diabetes tipe 5 sama dengan diabetes tipe lainnya, yaitu dapat terjadi pada berbagai organ tubuh seperti jantung, otak, kaki, ginjal, mata, dan saraf,” tutup Dr. Wismandari.

Pentingnya Deteksi dan Penanganan Dini

Dengan meningkatnya angka malnutrisi di berbagai wilayah, pemahaman tentang diabetes tipe 5 menjadi sangat penting.

Deteksi dan penanganan sejak dini tidak hanya mencegah komplikasi, tapi juga membantu memperbaiki kualitas kesehatan secara keseluruhan.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending