Connect with us

Lifestyle

Tanda-tanda Tubuh Kurang Istirahat dan Cara Mengatasinya

Ini dia beberapa tanda kalau tubuh kamu kurang istirahat!

Logompn

Published

on

Tanda tanda tubuh kurang istirahat dan cara mengatasinya
Tanda-tanda Tubuh Kurang Istirahat dan Cara Mengatasinya | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 23 Juli 2025 - Kurangnya waktu tidur yang berkualitas dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan fisik seseorang. Ketika kebutuhan istirahat tidak terpenuhi, tubuh mulai menunjukkan berbagai tanda ketidakseimbangan fungsi tubuh.

Kondisi ini umum terjadi di tengah rutinitas harian yang padat, baik karena pekerjaan, kebiasaan begadang, maupun masalah psikologis seperti stres atau gangguan kecemasan.

Untuk mengetahui apakah tubuhmu kurang istirahat, simak artikel di bawah yang akan membahas tanda tubuh kurang istirahat, dampak, beserta cara mengatasinya!

Tanda Tubuh yang Kurang Istirahat

Secara umum, durasi tidur ideal untuk orang dewasa adalah minimal 7 hingga 8 jam per malam. Jika tidak tercapai, tubuh akan merespons melalui gejala fisik dan mental.

Beberapa gejala umum akibat kurang tidur antara lain rasa kantuk berlebihan di siang hari, kelelahan berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, gangguan emosi, serta penurunan daya tahan tubuh.

Tak hanya itu, Hello Sehat dalam situsnya menyebut bahwa sebuah studi menyatakan bahwa seseorang yang tidur kurang dari 7 jam per hari memiliki risiko tiga kali lebih besar untuk mengalami demam atau flu dibandingkan mereka yang tidur lebih dari 8 jam per hari.

Jika kamu mengalami tanda-tanda di atas, ini bisa jadi sinyal agar kamu segera memperbaiki gaya hidup dengan istirahat yang cukup.

Dampak Kurang Tidur terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Kurang tidur memiliki dampak yang luas terhadap kesehatan fisik, antara lain:

  • Menurunnya fungsi kognitif dan pembelajaran: kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan mengingat informasi menurun secara signifikan.
  • Gangguan metabolisme: meningkatnya nafsu makan, terutama terhadap makanan tinggi lemak dan karbohidrat, serta kecenderungan berat badan naik.
  • Penurunan sistem imun: tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi karena produksi sitokin menurun saat kurang tidur.
  • Gejala fisik: mata menjadi merah, lelah, dan sulit fokus, bahkan dapat menyebabkan penglihatan ganda.
Baca Juga:  5 Jenis Makanan Ini Terbukti Ilmiah Bisa Meningkatkan Kecerdasan Otak

Selain berdampak pada kesehatan fisik, kurang tidur juga bisa memicu munculnya gejala emosional seperti:

  • Mudah tersinggung dan stres berlebihan: emosi menjadi tidak stabil dan sulit dikendalikan.
  • Kecenderungan depresi: hubungan dua arah antara kurang tidur dan depresi menimbulkan siklus gangguan kesehatan mental.

Tips Atasi Masalah Kurang Tidur

Untuk mengatasi kurang tidur dan mencegah dampaknya terhadap kesehatan fisik, terdapat beberapa langkah yang dapat kamu lakukan secara sederhana, di antaranya ialah:

  • Menetapkan rutinitas tidur yang konsisten, termasuk waktu tidur dan bangun yang teratur
  • Membatasi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur
  • Menghindari konsumsi kafein atau alkohol menjelang waktu istirahat
  • Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang.

Jika mengalami gangguan tidur berkepanjangan yang disebabkan oleh faktor psikologis seperti gangguan kecemasan atau stres, kamu bisa segera berkonsultasi dengan ahli yang lebih profesional untuk mendapat penanganan yang tepat.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending