Connect with us

Politik

Dikasih Rp3 Miliar untuk Mobil Dinas, Wali Kota Yogyakarta: Saya Pakai Bikin Gerobak Sampah

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menolak mobil dinas baru senilai Rp3 miliar yang diberikan untuk dirinya dan Wakil Wali Kota Yogyakarta.

Logompn

Published

on

Dikasih Rp3 Miliar untuk Mobil Dinas, Wali Kota Yogyakarta: Saya Pakai Bikin Gerobak Sampah
Dikasih Rp3 Miliar untuk Mobil Dinas, Wali Kota Yogyakarta: Saya Pakai Bikin Gerobak Sampah | Gambar: Ig/@dokterhasto

MPN Indonesia 25 Juli 2025 - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menolak pengadaan mobil dinas baru senilai hampir Rp3 miliar yang diberikan untuk dirinya dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan.

Penolakan tersebut disampaikan Hasto dengan alasan mobil dinas yang lama masih dalam kondisi baik.

“Saya mau dibelikan mobil baru gitu ya, untuk mobil dinas. Saya bilang mobil lama kan masih bagus itu, meskipun mungkin sudah tiga tahun atau empat tahun yang lalu,” ujar Hasto kepada wartawan di Balai Kota Yogyakarta pada 3 Maret lalu.

Dipakai untuk Pengadaan Gerobak Sampah

Dana sebesar Rp3 miliar tersebut, menurut Hasto, lebih bermanfaat jika dialihkan untuk pengadaan sarana pendukung kebersihan lingkungan, seperti gerobak sampah.

Ia menjelaskan bahwa anggaran akan dialokasikan ulang dalam APBD Perubahan untuk pengadaan 600 gerobak sampah yang dibagikan ke seluruh wilayah RW di Kota Yogyakarta.

“Makanya dengan mekanisme yang ada, anggaran yang untuk beli mobil itu akan saya refocusing untuk di (APBD) perubahan, saya pakai untuk bikin gerobak sampah,” katanya.

Hasto: Mobil Dinas Bukan Prioritas

Langkah pengalihan anggaran ini telah dipastikan dalam rapat anggaran bersama DPRD Kota Yogyakarta.

Hasto menyatakan bahwa kebutuhan warga akan lingkungan bersih lebih penting dibandingkan kenyamanan fasilitas pribadi.

“Mobil dinas bukan prioritas saya. Yang dibutuhkan warga saat ini adalah lingkungan yang bersih dan sehat,” ucap Hasto kepada awak media pada Senin (21/7).

Perhitungan Pengadaan Gerobak Sampah

Menrutu Hasto, rencana pengadaan 600 gerobak sampah dilakukan dengan perkiraan biaya Rp5 juta per unit.

Baca Juga:  Sri Mulyani Gandeng KPK hingga Kejaksaan demi Kejar Target Penerimaan Pajak di RAPBN 2026

Berdasarkan penghitungan tersebut, Hasto menilai dana sekitar Rp3 miliar cukup untuk menyediakan gerobak sampah di seluruh RW Kota Yogyakarta.

“Saya sudah menghitung, kalau bikin gerobak sampah sebanyak 600 sekian, sebanyak jumlah RW di Kota Yogyakarta, itu hanya butuh sekitar Rp3 sekian miliar,” jelasnya.

Sebanyak 500 unit dari gerobak tersebut akan didistribusikan ke kampung padat penduduk, kawasan wisata, dan lokasi-lokasi yang rawan terhadap penumpukan sampah.

Tolak Fasilitas Baru di Rumah Dinas

Selain pengadaan mobil dinas, Hasto juga menolak penggantian mebel dan tempat tidur baru di rumah dinas maupun ruang kerjanya.

Ia menyatakan masih dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.

“Jadi ngapain saya diberikan mobil dinas, wong mobil dinas yang lama masih bagus. Mau dibelikan mebel baru, tempat tidur baru ya enggak usah,” tegas Hasto.

(AKM/NID/RAD)

Trending