Connect with us

Viral

Viral Trotoar di Ciledug Numpuk Sampah karena Ulah Warga

Beredar video yang menunjukkan warga di wilayah Ciledug Tangerang buang sampah sembarangan di tengah jalan.

Logompn

Published

on

Viral trotoar di ciledug numpuk sampah karena ulah warga
Trotoar di Ciledug Numpuk Sampah karena Ulah Warga | Gambar: Kolase Tangkapan layar X/@txtdaritng

Banten, MPN Indonesia 28 Juli 2025 - Warga di kawasan Ciledug, Kota Tangerang, menjadi sorotan setelah beredar unggahan video di media sosial yang menunjukkan tumpukan sampah di tengah jalan raya.

Berdasarkan pantauan MPN Indonesia dari unggahan yang dibagikan akun X @txtdaritng pada Sabtu (26/7), terlihat lokasi tersebut dipenuhi sampah yang disebut-sebut dibuang oleh warga setempat.

“Warga Ciledug terlalu kreatif. Mereka membuat karya seni dari sampah untuk kotanya,” tulis keterangan unggahan tersebut, dikutip MPN Indonesia, Senin (28/7).

Masih dalam keterangan yang sama, unggahan tersebut disertai pertanyaan yang menyoroti kemungkinan ketiadaan iuran sampah atau layanan pengangkutan rutin di lingkungan mereka.

“Ini mereka yang buang sampah sembarangan itu apakah di rumahnya kagak ada iuran sampah? Dan kagak ada mobil sampah yang keliling kah?” bunyi keterangan tersebut.

Netizen Kritik Pengelolaan Sampah di Tangerang

Aksi tersebut pun memicu kritik publik terhadap kesadaran masyarakat dan sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Sejumlah netizen merespons unggahan tersebut dengan menyampaikan kekhawatiran terhadap sistem pengelolaan sampah di Tangerang, baik kota maupun kabupaten.

Keluhan utama mencakup kurangnya Tempat Pembuangan Umum (TPU) dan layanan pengambilan sampah yang tidak konsisten.

“Ambil langkah serius dong buat menyelesaikan masalah ini @Kota_Tangerang,” komentar salah satu akun sambil menyebut pemerintah setempat.

“Kayak gini kalo banjir yang disalahkan siapa?” tulis akun lain.

“Gak cuma masalah di Kota Tangerang. Sama juga di Kabupaten Tangerang. Bingung deh, kenapa pemerintah lewat dinas lingkungan hidup gak menyediakan TPU dan pengelolaan sampah yang proper ya?” ungkap salah satu akun yang juga mengkritik pemerintah setempat.

Netizen juga Soroti Pelayanan Sampah yang Tak Konsisten

Tak hanya menyoroti respons dari pemerintah Tangerang, beberapa netizen juga mengeluhkan pengalamannya yang merasa telah membayar iuran sampah namun tidak mendapatkan pelayanan yang sesuai.

Baca Juga:  Viral! Jemaat Gereja Tesalonika Dibubarkan dan Diolok Warga di Tangerang

Salah satu netizen menyebutkan adanya petugas pengangkut sampah yang tidak menjalankan tugasnya secara konsisten.

Dalam keterangan yang dibagikan, ia mengaku telah membayar iuran sebesar Rp25.000, yang seharusnya menjamin pengangkutan sampah sebanyak tiga kali seminggu.

“Eh tapi ada tau tukang sampah yang males ngambilin padahal dah iuran 25 ribu, yang harusnya ngambil sampah seminggu 3x ini kadang seminggu 1x jadi warga bingung buang kemana karena sampah numpuk dan bau di rumah (gak membenarkan yang di video),” katanya dalam kolom balasan.

MPN Indonesia telah menghubungi pihak DLH Tangerang untuk meminta konfirmasi. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban dari pihak tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending