Internasional
Sempat Ditahan Israel, Truk Bantuan Mulai Diperbolehkan Masuk ke Gaza
Truk-truk pengangkut bantuan makanan mulai memasuki wilayah Gaza dari Mesir pada Minggu (27/7).
MPN Indonesia 28 Juli 2025 - Truk-truk pengangkut bantuan makanan mulai memasuki wilayah Gaza dari Mesir pada Minggu (27/7), menyusul pengumuman Israel terkait jeda aktivitas militer di tiga wilayah kantong Palestina.
Menurut laporan Al Qahera News TV, langkah ini dilakukan di tengah tekanan internasional yang meningkat atas krisis kelaparan yang meluas di Gaza.
Tetap Ada Pembatasan oleh Israel
Puluhan truk bantuan yang membawa berton-ton pasokan bantuan itu melintasi perbatasan Rafah, namun tidak dapat langsung masuk ke Gaza karena sisi perbatasan Palestina telah dikuasai dan dirusak oleh militer Israel sejak tahun lalu.
Konvoi bantuan harus memutar beberapa kilometer menuju perbatasan Kerem Shalom (Karam Abu Salem) yang dikuasai Israel untuk menjalani pemeriksaan sebelum diperbolehkan masuk ke Gaza selatan.
Militer Israel menyatakan jeda aktivitas militer akan berlaku harian mulai pukul 10.00 hingga 20.00 di wilayah Al-Mawasi, Deir al-Balah, dan sebagian Kota Gaza.
Selain itu, rute-rute aman ditetapkan dari pukul 06.00 hingga 23.00 guna memfasilitasi konvoi bantuan dan organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Distribusi Bantuan
Pengiriman bantuan untuk Gaza dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Mesir dan Uni Emirat Arab.
Truk-truk yang terlihat di sisi Mesir dari gerbang Rafah menunjukkan logo Bulan Sabit Merah Mesir dan tanda bantuan dari Uni Emirat Arab bertuliskan “Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza – Proyek Dukungan Air di Gaza”.
Sebagian besar bantuan berupa karung-karung putih berisi makanan seperti tepung, gula, dan makanan kaleng.
Pernyataan militer Israel menyebut bahwa “koridor kemanusiaan” akan dibentuk untuk menjamin keamanan konvoi bantuan, dengan jeda kemanusiaan diterapkan di wilayah-wilayah padat penduduk.
Warga Gaza Menderita karena Kelaparan
Sementara itu, militer Israel membantah terjadi kelaparan di Gaza. Ia menuduh isu tersebut sebagai berita palsu yang dibuat hamas.
“IDF menekankan bahwa tidak ada kelaparan di Jalur Gaza, ini adalah kampanye palsu yang dipromosikan oleh Hamas,” kata IDF, dikutip MPN Indonesia dari NDTV.
Meski demikian, data Kementerian Kesehatan Gaza menunjukkan bahwa sejak perang dimulai hampir dua tahun lalu, 127 orang meninggal karena kekurangan gizi, termasuk 85 anak.
Dalam beberapa pekan terakhir saja, puluhan warga Gaza dilaporkan meninggal akibat malnutrisi.
Lebih dari 100 organisasi kemanusiaan pekan lalu memperingatkan bahwa kelaparan kini melanda 2,2 juta penduduk Gaza.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
