Connect with us

Viral

Waduh! Mayat Pria Ditemukan di Dalam Tandon PDAM Siranda Semarang

Mayat pria bernama Dion Kusuma Pratama ditemukan di tandon PDAM Siranda Semarang. Polisi selidiki penyebab kematian, PDAM pastikan air tetap aman.

Logompn

Published

on

Waduh! mayat pria ditemukan di dalam tandon pdam siranda semarang
Ilustrasi Penemuan Mayat. Gambar : Ilustrasi Canva

Jawa Tengah, MPN Indonesia 18 Agustus 2025 - Warga Semarang digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam tandon air PDAM Tirta Moedal, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/8).

Korban diketahui bernama Dion Kusuma Pratama (20), warga Jalan Satrio Wibowo, Tlogopasari, Semarang, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 30 Juli 2025.

Jasad ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua minggu.

Lokasi penemuan berada di dalam kolam penampungan aktif milik PDAM Siranda.

Namun, pihak PDAM Siranda memastikan fasilitas tersebut tidak digunakan dalam dua pekan terakhir.

Kronologi Penemuan dan Rekaman CCTV

Penyelidikan awal Polrestabes Semarang mengungkapkan bahwa korban sempat terekam CCTV memasuki area reservoir dengan cara melompati pagar pada malam hari.

“Ada seorang pria jalan sempoyongan masuk ke dalam area reservoir dengan cara melompati pagar,” ujar Kompol Aris Munandar, Wakasatreskrim Polrestabes Semarang dalam keterangannya kepada wartawan.

Proses Autopsi dan Penyelidikan Polisi

Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara Semarang.

“Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan soal penyebab kematiannya, termasuk menunggu hasil autopsi untuk memperjelas,” kata Kompol Aris Munandar.

Keluarga korban sebelumnya telah melaporkan kehilangan sejak akhir Juli 2025.

Informasi dari petugas keamanan hotel di sekitar lokasi menyebutkan sempat terjadi keributan dini hari saat korban terakhir terlihat.

Polisi kini mendalami kemungkinan keterkaitan peristiwa tersebut dengan kematian korban.

Tanggapan PDAM Tirta Moedal

PDAM Tirta Moedal Semarang melalui akun Instagram resminya memastikan bahwa pasokan air minum masyarakat tetap aman.

Baca Juga:  Bangunan Kecil di Boyolali Makan Anggaran Rp112 Juta, Dispertan Klarifikasi Isinya

Hal ini karena pasokan utama air minum Kota Semarang berasal dari Tirta Gajah Mungkur (TGM), sementara Reservoir Siranda hanya berfungsi sebagai cadangan dan tidak digunakan dalam dua minggu terakhir.

Sebagai langkah pencegahan, PDAM telah melakukan pengurasan total dan desinfeksi reservoir.

Pihak PDAM juga menegaskan sistem keamanan objek vital sudah sesuai standar, serta menyebut korban masuk ke area terlarang dengan cara memaksa.

Kasus ini kini dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk mengungkap kronologi dan penyebab kematian secara pasti.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending