Internasional
Houthi akan Gencarkan Serangan usai PM Tewas Dibombardir Israel
Perdana Menteri Houthi, Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi, tewas dalam serangan udara Israel di Sanaa. Houthi bersumpah membalas dan memperingatkan perusahaan asing agar tinggalkan Israel.
MPN Indonesia 2 September 2025 - Kelompok Houthi di Yaman bersumpah meningkatkan serangan terhadap Israel setelah Perdana Menteri mereka, Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi, tewas bersama sejumlah pejabat dalam serangan udara Israel di Sanaa pada Kamis (28/8).
Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer Israel yang terus berlangsung sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.
Militer Israel mengonfirmasi serangan yang menargetkan ibu kota Yaman tersebut.
Menurut media Israel, Channel 12, terdapat 12 menteri Houthi yang juga tewas bersama Al-Rahawi.
Sementara Houthi tidak merinci jumlah korban, namun mengakui ada pejabat yang mengalami luka serius.
Pertemuan yang diserang disebut sebagai lokakarya rutin pemerintahan Houthi untuk evaluasi kinerja tahunan.
Pernyataan Houthi Setelah Serangan
Pemimpin Houthi, Abdul Malik al-Houthi, dalam pidato yang disiarkan Al-Masirah TV pada Minggu (31/8), menegaskan pihaknya akan terus menargetkan Israel dengan rudal dan drone.
Sementara itu, Ketua Dewan Politik Tertinggi Houthi, Mahdi al-Mashat, menyampaikan peringatan keras dalam pesan video yang diunggah melalui Telegram.
“Kami berjanji kepada Tuhan, kepada rakyat Yaman tercinta dan keluarga para martir dan korban luka bahwa kami akan membalas dendam,” ujar Mahdi al-Mashat, dikutip MPN Indonesia dari Al Arabiya, Selasa (2/9).
Ia juga memperingatkan perusahaan asing agar segera meninggalkan Israel, dengan mengatakan, “Sebelum terlambat.”
Dampak dan Respons Houthi
Kelompok Houthi menyebut gugurnya Ahmed Ghaleb Nasser sebagai kehilangan besar, namun menegaskan hal ini tidak akan melemahkan semangat mereka.
Sejak perang Gaza pecah, Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel sebagai bentuk dukungan untuk Palestina, serta mengganggu jalur pelayaran di Laut Merah.
Israel merespons dengan serangkaian serangan udara ke target-target Houthi di Yaman.
“Kami mengumumkan gugurnya pejuang Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahaqi..bersama beberapa rekan menterinya, karena mereka menjadi sasaran musuh kriminal Israel yang berbahaya,” bunyi pengumuman Houthi pada Sabtu (30/8).
Pergantian Kepemimpinan Houthi
Pasca kematian Ahmed Ghaleb Nasser, Houthi menunjuk Mohammed Ahmed Miftah sebagai perdana menteri sementara. Langkah ini diumumkan secara resmi oleh kelompok tersebut.
Rahawi sendiri berasal dari provinsi Abyan di selatan Yaman, wilayah yang umumnya tidak berada di bawah kendali utama Houthi.
Jabatan perdana menteri memang secara tradisi diberikan kepada tokoh selatan untuk menjaga dukungan politik.
Operasi dan Penangkapan Lanjutan
Sumber keamanan Yaman melaporkan, otoritas Houthi menangkap puluhan orang di Sanaa dan wilayah lain pada Sabtu (30/8) dengan tuduhan bekerja sama dengan Israel.
Dalam pernyataannya, Abdul Malik al-Houthi menegaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada “keberhasilan tambahan” untuk menggagalkan serangan Israel.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
