Ekonomi
Saham Bank Himbara Menguat usai Menkeu Purbaya Sebut bakal Suntik Rp200 Triliun
Saham-saham bank milik negara (Himbara) mengalami penguatan signifikan pada sesi I perdagangan Kamis (11/9).
MPN Indonesia 11 September 2025 - Saham-saham bank milik negara (Himbara) mengalami penguatan signifikan pada sesi I perdagangan Kamis (11/9).
Hal itu terjadi setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke sektor perbankan.
Kebijakan tersebut disampaikan kemarin, Rabu (10/9), dan telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Bukan Beri Pinjaman
Purbaya menyatakan bahwa dana pemerintah sebesar Rp200 triliun akan dipindahkan dari Bank Indonesia (BI) ke perbankan nasional.
Dana tersebut akan ditempatkan dalam bentuk rekening pemerintah, menyerupai skema deposito, bukan pinjaman.
“Jadi itu sistemnya bukan saya ngasih pinjam ke bank dan lain-lain. Ini sistemnya seperti Anda naruh deposito ke bank, kira-kira gitu kasarnya,” ujar Purbaya usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/9).
Purbaya juga menyebut bahwa sistem keuangan Indonesia saat ini mengalami kekeringan likuiditas, yang berdampak pada perlambatan ekonomi.
Dengan menyalurkan dana ke perbankan, diharapkan proses penyaluran kredit kepada masyarakat menjadi lebih agresif dan pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.
“Saya lihat sistem finansial kita agak kering, makanya ekonomi melambat. Dua tahun terakhir orang susah cari kerja dan lain-lain karena ada kesalahan kebijakan, baik moneter maupun fiskal,” kata Purbaya.
Kinerja Saham Himbara
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
Harga saham: Rp 4.380 per lembar (naik 6,83%)
Volume perdagangan: 71,70 juta lembar
Nilai transaksi: Rp 308,47 miliar
Frekuensi perdagangan: 16.804 kali
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
Harga saham: Rp 4.070 per lembar (naik 4,90%)
Volume perdagangan: 145,81 juta lembar
Nilai transaksi: Rp 590,67 miliar
Frekuensi perdagangan: 26.917 kali
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Harga saham: Rp 4.530 per lembar (naik 2,95%)
Volume perdagangan: 254,04 juta lembar
Nilai transaksi: Rp 1,14 triliun
Frekuensi perdagangan: 25.985 kali
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
