Connect with us

Internasional

Trump Minta Israel Setop Bombardir Gaza usai Hamas Setujui Usulan Damai AS

Donald Trump memerintahkan Israel untuk segera menghentikan pengeboman di Gaza, menyusul pernyataan Hamas yang menyetujui sebagian besar dari 20 poin proposal perdamaian yang diajukan oleh AS.

Logompn

Published

on

Trump minta israel setop bombardir gaza usai hamas setujui usulan damai as
Trump Minta Israel Setop Bombardir Gaza usai Hamas Setujui Usulan Damai AS | Gambar:Instagram/@whitehouse

MPN Indonesia 6 Oktober 2025 - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memerintahkan Israel untuk segera menghentikan pengeboman di Gaza, menyusul pernyataan Hamas yang menyetujui sebagian besar dari 20 poin proposal perdamaian yang diajukan oleh Washington.

Pernyataan ini disampaikan Trump melalui platform Truth Social, di mana ia menyatakan bahwa Hamas telah menunjukkan kesiapan menuju sesuatu yang disebutnya sebagai perdamaian abadi.

“Israel harus segera menghentikan pemboman Gaza agar kita bisa mengevakuasi sandera dengan aman dan cepat! Saat ini terlalu berbahaya untuk melakukannya,” tulis Trump dikutip MPN Indonesia dari NBC News pada Senin (6/10).

Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kemudian menanggapi pernyataan tersebut dengan menyatakan kesiapan untuk segera mengimplementasikan tahap pertama dari rencana Trump, yaitu pembebasan sandera Israel.

“Israel akan terus bekerja sama penuh dengan Presiden dan timnya untuk mengakhiri perang sesuai dengan prinsip yang ditetapkan Israel, yang selaras dengan visi Presiden Trump,” demikian pernyataan resmi dari kantor Netanyahu.

Hamas Tanggapi Isi Proposal AS

Dalam dokumen resmi yang dilihat Reuters, Hamas menyatakan menerima upaya perdamaian internasional dan menyetujui formula pertukaran tahanan yang diajukan Trump.

Hamas juga siap menyerahkan administrasi Gaza kepada badan independen teknokrat yang didukung konsensus nasional Palestina dan negara-negara Arab serta Islam.

Namun, Hamas tidak memberikan tanggapan terkait dua poin penting dalam proposal AS dan Israel, yaitu perlucutan senjata dan demiliterisasi Gaza.

Seorang pejabat senior Hamas menyatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka tidak akan melucuti senjata sebelum pendudukan Israel sepenuhnya berakhir.

Selain itu, Hamas juga menolak usulan penarikan bertahap pasukan Israel dan menuntut penarikan total serta segera.

Dalam pernyataan resminya, Hamas menyebut siap untuk segera memulai negosiasi melalui mediator guna membahas detail lebih lanjut dari kesepakatan damai tersebut.

Baca Juga:  Trump Lobi FIFA, Minta Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026

“Hamas menegaskan kesiapannya untuk segera masuk ke dalam negosiasi melalui mediator guna membahas detailnya,” kata Hamas dalam pernyataan resminya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending