Connect with us

Lifestyle

Bukan Sekadar Rileks! Ini 7 Manfaat Mandi Air Hangat untuk Jantung, Otot, hingga Kualitas Tidur

Mandi air hangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Simak cara, durasi, dan aturan yang perlu diperhatikan agar hasilnya optimal.

Logompn

Published

on

Bukan sekadar rileks! ini 7 manfaat mandi air hangat untuk jantung, otot, hingga kualitas tidur
Ilustrasi Perempuan Mandi Air Hangat. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 7 Oktober 2025 - Mandi air hangat bukan hanya memberikan rasa nyaman, tetapi juga terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik maupun mental.

Suhu ideal air hangat berkisar 37-40°C, sedikit di atas suhu tubuh normal.

Dalam praktiknya, mandi air hangat membantu memperbaiki sirkulasi darah, meredakan nyeri otot, serta meningkatkan kualitas tidur.

Tradisi ini sudah lama menjadi bagian dari budaya Jepang dan Korea, bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke. Namun, durasi mandi perlu diperhatikan, idealnya 10–15 menit.

Jika terlalu lama, bisa menyebabkan tekanan darah menurun, kulit kering, hingga pusing.

Beragam Manfaat Mandi Air Hangat

Dikutip MPN Indonesia dari Halodoc.com dan Alodokter.com, mandi air hangat memberikan sejumlah manfaat penting bagi tubuh, di antaranya:

Meredakan Nyeri Otot dan Sendi

Air hangat membantu mengendurkan otot tegang, mengurangi nyeri sendi, serta bermanfaat bagi penderita arthritis.

Meningkatkan Kualitas Tidur

Mandi air hangat 1-2 jam sebelum tidur bisa mempercepat waktu tidur hingga 10 menit dan meningkatkan kualitas tidur sebesar 25 persen.

Proses ini terjadi karena suhu tubuh menurun alami, memberi sinyal ke otak untuk beristirahat.

Melancarkan Sirkulasi Darah

Suhu hangat membuat pembuluh darah melebar, sehingga aliran darah lebih lancar.

Hal ini membantu pemulihan otot dan memperbaiki fungsi pembuluh darah, terutama pada orang dengan gaya hidup sedentari.

Mengurangi Stres dan Menjaga Kesehatan Mental

Mandi air hangat menurunkan hormon stres (kortisol) dan merangsang pelepasan endorfin, hormon yang menimbulkan rasa nyaman. Efek ini membuat tubuh lebih rileks.

Baca Juga:  Tak Perlu Ngurangin Porsi, Ini Rahasia Mindful Eating!

Mengatasi Sembelit dan Wasir

Berendam air hangat dengan tambahan garam Epsom dapat melancarkan buang air besar serta meredakan gejala wasir seperti rasa nyeri dan gatal.

Melegakan Napas dan Meredakan Flu

Uap panas dari air hangat membantu melembapkan saluran pernapasan, membuka hidung tersumbat, dan mengencerkan dahak, bermanfaat untuk penderita flu atau sinusitis.

Membersihkan dan Merawat Kulit

Uap air hangat membuka pori-pori sehingga kotoran dan minyak berlebih mudah keluar.

Mandi air hangat juga membantu penyerapan lotion, mengurangi iritasi kulit, bahkan lebih efektif bila ditambah garam atau bubuk oatmeal.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Agar manfaat mandi air hangat optimal dan aman, beberapa hal penting perlu diperhatikan:

  • Suhu air sebaiknya tidak lebih dari 40°C.
  • Durasi mandi ideal 10–15 menit.
  • Hindari mandi saat tubuh demam atau setelah makan besar.
  • Setelah mandi, keringkan tubuh dan gunakan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Penderita penyakit jantung atau tekanan darah rendah disarankan mandi tidak lebih dari 5–10 menit.

Mandi air hangat juga dapat membantu meredakan nyeri akibat prostatitis dan rasa gatal setelah prosedur episiotomi.

Meski bermanfaat, penggunaan mandi air hangat sebagai pelengkap perawatan medis sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan dokter, terutama bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending