Connect with us

Berita

Peserta MagangHub Sering Salah Kaprah saat Bikin CV dan Portofolio, Begini Tips-nya!

Tak sedikit peserta MagangHub Kemnaker gagal bukan karena tidak kompeten, tetapi karena salah kaprah saat membuat CV dan portofolio.

Logompn

Published

on

Peserta maganghub sering salah kaprah saat bikin cv dan portofolio, begini tips nya!
Peserta MagangHub Sering Salah Kaprah saat Bikin CV dan Portofolio, Begini Tips-nya! | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 4 Desember 2025 - Setiap kali pendaftaran MagangHub Kemnaker dibuka, antusiasme para fresh graduate selalu tinggi.

Wajar saja, program yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan ini memang menawarkan kesempatan belajar langsung di perusahaan, dibimbing mentor profesional, hingga mendapatkan uang saku setara UMK.

Bagi lulusan baru, MagangHub sering menjadi “jalan pembuka” untuk masuk dunia kerja. Namun tingginya minat juga berarti persaingan yang ketat.

Perusahaan yang ikut menjadi penyelenggara tentu akan menyeleksi peserta dengan cermat, bukan hanya dari skill, tapi juga dari seberapa profesional kandidat menyiapkan dokumen mereka.

Menariknya, tak sedikit peserta gagal bukan karena tidak kompeten, tetapi karena salah kaprah saat membuat CV dan portofolio.

Banyak fresh graduate yang membuat CV dan portofolio hanya “sekadar jadi”. Padahal, dua dokumen ini bisa menjadi pertimbangan perusahaan.

HR profesional di lebih dari 10 industri selama 25 tahun, Rizki Rahmanto, menjelaskan apa saja isi yang seharusnya ada di CV dan portofolio fresh graduate agar terlihat profesional. Berikut penjelasannya.

Perbedaan CV dan Portofolio

Banyak fresh graduate mengira CV dan portofolio itu sama. Padahal dua dokumen ini punya fungsi yang sangat berbeda.

CV (Curriculum Vitae)

  • Dokumen 1–2 halaman
  • Berisi rangkuman diri, pendidikan, pengalaman, skill
  • Fokus pada apa yang pernah kamu lakukan
  • Digunakan untuk menunjukkan kualifikasi kandidat

Portofolio

  • Kumpulan karya atau proyek
  • Bisa berupa PDF atau link
  • Fokus pada apa yang bisa kamu kerjakan
  • Dipakai untuk menunjukkan kemampuan nyata (real skill)

Struktur CV dan Portofolio

1. CV

HR hanya punya waktu singkat untuk menilai background pelamar. Oleh karena itu, CV harus ringkas, jelas, dan profesional.

Baca Juga:  Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

Menurut Rizki Rahmanto, CV yang baik harus berisi:

  1. Header profesional
    Nama lengkap, email profesional, nomor HP aktif, link portofolio.
  2. Deskripsi singkat
    Penjelasan ringkas tentang dirimu, minat karier, skill utama, serta keunggulan singkat.
  3. Pendidikan
    Nama kampus, jurusan, tahun masuk–lulus, IPK.
  4. Pengalaman
    Posisi, organisasi/proyek, tugas utama, hasil/dampak.
  5. Skill & tools
    Daftar hard skill, soft skill, dan tools/software yang kamu kuasai.

Format sederhana seperti ini justru lebih disukai HR dibanding CV penuh dekorasi yang tidak memberikan informasi penting.

2. Portofolio

Banyak peserta mengaku bingung membuat portofolio karena merasa tidak punya pengalaman kerja.

Padahal, portofolio tidak harus selalu tentang karya di dunia kerja profesional. Menurut Rizki Rahmanto, portofolio bagi fresh graduate bisa berisi:

  • Header profesional: nama, email profesional, nomor HP aktif.
  • Deskripsi singkat: profil diri, minat karier, keunggulan, skill utama.
  • Pendidikan: nama kampus, jurusan, tahun masuk-lulus, IPK
  • Pengalaman (organisasi – proyek – freelance): posisi, nama organisasi/proyek, tugas utama, hasil/dampak
  • Tugas kuliah yang relevan: contoh desain poster, laporan analisis, dan presentasi terbaik di kelas
  • Proyek organisasi/volunteer: dokumentasi event, konten sosial media organisasi, proposal kegiatan

Mentoring Gratis MentorsID “Step by Step Keterima MagangHub Kemnaker”

Bagi kamu yang tertarik daftar MagangHub Kemnaker, kamu bisa mengikuti mentoring gratis dari Mentors Indonesia.

Sesi mentoring yang dipandu langsung oleh senior HR profesional Rizki Rahmanto ini akan membahas banyak hal terkait tips dan trik keterima MagangHub Kemnaker.

Selain mendapat pelatihan langsung, peserta mentoring juga akan berkesempatan melakukan tanya jawab langsung dengan Rizki Rahmanto.

Jadi, kamu bisa langsung bertanya pada HR profesional itu mengenai segala keluh kesahmu, baik itu terkait MagangHub maupun seputar dunia kerja.

Baca Juga:  Immanuel Ebenezer Resmi jadi Tersangka Pemerasan Sertifikat K3, Diduga Terima Dana Rp3 Miliar

Kamu juga akan mendapatkan e-sertifikat, modul pelatihan, dan akses komunitas. Untuk info lengkapnya, kamu bisa cek Instagram @mentors_id.

(AKM/NID/RAD)

Trending