Teknologi
Untuk Pertama Kalinya NASA Izinkan Astronaut Bawa HP ke Bulan!
NASA untuk pertama kalinya mengizinkan astronaut membawa smartphone dalam misi Crew-12 dan Artemis II ke Bulan memungkinkan dokumentasi lebih spontan lewat ponsel modern.
MPN Indonesia 7 Februari 2026 - Untuk pertama kalinya dalam sejarah eksplorasi luar angkasa, NASA mengizinkan para astronaut membawa smartphone ke Bulan.
Kebijakan ini akan dimulai pada dua misi mendatang, yaitu Crew-12 yang dijadwalkan berangkat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada pekan depan, dan Artemis II yang akan membawa empat astronaut dalam misi selama 10 hari ke Bulan pada bulan Maret.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Administrator NASA Jared Isaacman dalam unggahannya pada Jumat (6/2).
“Para astronaut NASA akan segera terbang dengan smartphone terbaru, dimulai dengan misi Crew-12 dan Artemis II. Kami memberikan awak kami alat untuk mengabadikan momen spesial bagi keluarga mereka dan berbagi gambar serta video yang menginspirasi dengan dunia,” tulis Jared Isaacman, dikutip MPN Indonesia melalui akun X @NASAAdmin pada Sabtu, (7/2).
Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam protokol dokumentasi misi NASA, yang selama lebih dari 60 tahun membatasi penggunaan perangkat keras hanya pada peralatan bersertifikasi resmi seperti DSLR Nikon keluaran 2016 dan kamera GoPro berusia satu dekade.
Dengan disetujuinya penggunaan perangkat Android dan iPhone, NASA memberikan fleksibilitas baru dalam dokumentasi luar angkasa.
Percepatan Persetujuan Perangkat Keras oleh NASA
Langkah ini dinilai sebagai upaya NASA mempercepat proses persetujuan perangkat keras modern untuk penerbangan luar angkasa, yang selama ini dikenal lambat dan ketat.
Jared Isaacman menjelaskan bahwa tujuan kebijakan ini bukan hanya dokumentasi visual, tetapi juga bagian dari reformasi internal dalam menyikapi perubahan teknologi.
“Yang tak kalah penting, kami menantang proses yang sudah lama berjalan dan menguji perangkat keras modern untuk penerbangan luar angkasa dalam jangka waktu yang dipercepat,” tulisnya.
“Urgensi operasional tersebut akan sangat bermanfaat bagi NASA selagi kami mengejar sains dan penelitian bernilai tinggi di orbit dan di permukaan Bulan. Ini adalah langkah kecil ke arah yang benar.” lanjutnya.
Sebelumnya, proses sertifikasi perangkat keras NASA mewajibkan pembuktian bahwa perangkat baru tidak akan mengganggu sistem vital, tidak mengeluarkan bahan kimia berbahaya, dan tahan terhadap kondisi ekstrem seperti radiasi serta getaran peluncuran.
Kini, dengan pengalaman dari misi swasta seperti SpaceX’s Inspiration4 yang telah menggunakan iPhone 12 dalam penerbangan orbit tahun 2021, NASA memiliki data nyata bahwa perangkat konsumen mampu berfungsi dengan baik di lingkungan luar angkasa.
Pergeseran Budaya di NASA
Dengan kebijakan baru ini, astronaut akan memiliki akses ke fitur-fitur canggih dari ponsel pintar seperti kamera ultra-lebar, perekaman video 4K, mode malam, dan konektivitas instan yang memungkinkan dokumentasi kehidupan luar angkasa secara lebih spontan.
Bagi astronaut Crew-12 dan kru Artemis II, ini berarti dapat merekam aktivitas harian di ISS secara langsung dan perangkat ini akan memungkinkan mereka mengabadikan momen eksplorasi Bulan dalam resolusi dan detail visual yang lebih nyata.
Pendekatan ini juga mengindikasikan adanya pergeseran budaya di NASA.
Dokumentasi misi sebelumnya sangat terkontrol, dengan gambar-gambar yang dikurasi dan disunting sebelum dipublikasikan.
Kini, astronaut berpotensi menjadi konten kreator yang membagikan momen secara langsung, meskipun belum dijelaskan apakah mereka akan diberi akses media sosial real-time atau tetap melalui saluran komunikasi resmi NASA.
Implikasi pada Misi Artemis dan Masa Depan Eksplorasi Luar Angkasa
Artemis II akan menjadi misi berawak pertama NASA ke luar orbit Bumi sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972.
Pada saat itu, teknologi ponsel belum tersedia. Kini, penggunaan smartphone dalam misi ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga strategi komunikasi publik yang lebih terbuka dan menarik.
Dengan dokumentasi yang lebih intim dan langsung, misi Artemis II berpotensi menjadi salah satu misi NASA yang paling terdokumentasikan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
