Connect with us

Berita

Kemenag Siapkan 6 Ribu Lebih Masjid untuk jadi Posko Pemudik

Mudik 2026 makin nyaman dengan program Masjid Ramah Pemudik. Ribuan masjid buka 24 jam untuk mendukung arus mudik Idulfitri dan Nyepi 2026.

Logompn

Published

on

Kemenag Siapkan 6 Ribu Lebih Masjid untuk jadi Posko Pemudik
Kemenag Siapkan 6 Ribu Lebih Masjid untuk jadi Posko Pemudik. Gambar: Dok. Kemenag

MPN Indonesia 4 Maret 2026 - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 6.859 masjid sebagai posko layanan untuk pemudik dalam program Masjid Ramah Pemudik yang diluncurkan guna mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri dan Nyepi tahun 2026.

Program ini diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta pada Senin (2/3).

Layanan ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama perjalanan mudik 2026 di berbagai jalur utama.

Masjid-masjid tersebut akan membuka akses selama 24 jam dan menyediakan berbagai fasilitas seperti pengamanan area ibadah dan parkir, kebersihan toilet, ketersediaan air wudu, ruang ibadah yang nyaman, tempat istirahat, pengisian daya gawai, air minum, makanan ringan, serta pusat informasi.

“Kementerian Agama telah menyiapkan layanan berbasis masjid melalui program Masjid Ramah Pemudik,” kata Nasaruddin, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemenag pada Rabu (4/3).

Secara nasional, ribuan masjid ini tersebar di berbagai jalur mudik dan diklasifikasikan dalam beberapa kategori berdasarkan lokasi dan perannya.

“Secara nasional, tercatat sebanyak 6.859 posko Masjid Ramah Pemudik disiapkan di berbagai jalur mudik,” terang Nasaruddin.

Masjid Ramah Pemudik jadi Pusat Layanan selama Perjalanan

Program Masjid Ramah Pemudik 2026 merupakan bagian dari agenda strategis Kemenag dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat saat mudik, terutama pada momen yang bertepatan dengan dua hari besar keagamaan, yaitu Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 dan Idulfitri 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026.

Dalam rangka penguatan pelayanan berbasis masjid, Kemenag juga meluncurkan Program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) 2026.

Program EMI akan digelar dengan peliputan di jalur mudik bersama Radio Elshinta, dimulai pada H-8 Idulfitri dan berlangsung pada H-7 hingga H+7 Lebaran, yaitu dari 13 hingga 29 Maret 2026.

Baca Juga:  Tragis! Pasutri Pemudik Terseret Arus Banjir di Bogor, Jenazah Ditemukan 30 Km dari TKP

Masjid yang berpartisipasi dalam program ini diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu Masjid Transit Utama, Masjid Buffer Kota, Masjid Kota Provinsi/Kabupaten, Masjid Ikonik Sejarah, dan Masjid Area Berisiko seperti pelabuhan, perbatasan, dan titik rawan kemacetan.

Pelaksanaan program ini bertujuan menjadikan masjid sebagai rumah singgah yang menyediakan pelayanan publik yang humanis dan inklusif bagi para pemudik.

“Negara harus hadir memastikan umat dapat menjalankan ibadah sekaligus melakukan perjalanan mudik dengan aman dan manusiawi, dan masjid menjadi bagian penting dari pelayanan publik tersebut,” tegas Nasaruddin

Antisipasi Perayaan Nyepi dan Idulfitri di Bali

Kementerian Agama juga menyiapkan skema khusus untuk mengantisipasi pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang berdekatan, khususnya di wilayah Bali.

Menurut Nasaruddin, apabila Idulfitri jatuh pada 20 Maret 2026, maka kegiatan takbiran di Bali tetap diperbolehkan dengan ketentuan terbatas, yaitu tanpa pengeras suara, tanpa arak-arakan kendaraan, dan dengan penerangan minimal.

“Ini dilakukan sebagai bentuk toleransi antarumat beragama di Bali, berdasarkan kesepakatan bersama,” ujar Nasaruddin.

Namun, jika Idulfitri berlangsung pada 21 Maret 2026, maka pelaksanaan Nyepi dan takbiran dapat dilakukan secara normal sesuai waktu masing-masing.

Nasaruddin menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi faktor utama untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama mudik dan perayaan keagamaan.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pelayanan masyarakat selama mudik dan perayaan keagamaan berjalan aman, tertib, dan nyaman,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending