Berita
MBG akan Tetap Berjalan saat Puasa Ramadan, Begini Skemanya
Program Makan Bergizi Gratis dari Badan Gizi Nasional tetap berjalan selama Ramadan 2026 dengan skema makanan dibawa pulang untuk berbuka.
MPN Indonesia 21 Januari 2026 - Program makan bergizi gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa skema distribusi disesuaikan dengan karakteristik wilayah, terutama di daerah mayoritas Muslim.
Makanan akan tetap dibagikan pada jam sekolah dan dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka.
“Ya, untuk Ramadan itu sama seperti tahun lalu. Jadi, untuk daerah yang mayoritas Muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah, tapi makanannya dibawa ke rumah dan tahan lama, tahan 12 jam, dari mulai disiapkan sampai dia dikonsumsi pada saat buka,” ujar Dadan usai Rapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1).
Ia menambahkan bahwa MBG akan disalurkan dalam bentuk makanan siap saji yang mampu bertahan lama.
“Tentu saja menu-menu yang siap santap, tapi tahan lama,” ucapnya.
Untuk wilayah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa, BGN tetap menyalurkan MBG seperti hari biasa tanpa perubahan skema.
“Untuk daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan normal,” tegas Dadan.
Penyesuaian Menu dan Skema Pelayanan MBG Selama Ramadan
Dalam pelaksanaannya, BGN memastikan menu MBG selama Ramadan terdiri dari makanan sederhana, praktis, tetapi tetap bergizi dan tahan lama.
Beberapa contoh menu yang disiapkan antara lain kurma, telur rebus, buah, abon, dan penganan lokal seperti kue yang tidak mudah basi.
“Contoh misalnya kurma, ya. Telur rebus, buah, kemudian abon. Penganan-penganan lokal yang bisa tahan lama, misalnya kue,” ujar Dadan.
Program makan bergizi gratis ditargetkan dapat menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2026.
Dadan menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai dalam waktu lima bulan.
“Target kami adalah 82,9 juta jiwa. InsyaAllah akan selesaikan di tahun ini. Mudah-mudahan di bulan Mei sudah selesai. InsyaAllah 5 bulan,” katanya.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG terus ditingkatkan.
BGN juga telah menerima pagu anggaran sebesar Rp268 triliun ditambah dana standby Rp67 triliun, sehingga total anggaran mencapai Rp335 triliun.
“Kita sudah mendapat pagu anggaran Rp268 triliun dengan dana standby Rp67 triliun, sehingga total kita dianggarkan Rp335 triliun,” ujar Dadan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
