Connect with us

Berita

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Mayat yang Mengapung di Pantai Galau Pandeglang

Mayat pria ditemukan mengapung di Pantai Galau, Pandeglang. Korban teridentifikasi Oyok Suheri, dievakuasi tim SAR ke Puskesmas Labuan untuk pemeriksaan.

Logompn

Published

on

Tim sar gabungan berhasil evakuasi mayat yang mengapung di pantai galau pandeglang
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Mayat yang Mengapung di Pantai Galau Pandeglang. Gambar: MPN Indonesia/BDR

Banten, MPN Indonesia 16 Juni 2025 - Sesosok mayat ditemukan mengapung di Pantai Galau atau Pantai Karangsari, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (14/6).

Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat mengevakuasi jenazah ke fasilitas medis terdekat.

Ditemukan Nelayan Saat Periksa Jaring

Penemuan mayat bermula saat seorang nelayan bernama Lip (38) sedang memeriksa jaring ikannya di sekitar Pulau Popole. Ia melihat benda mencurigakan mengapung di laut.

Saat kembali dari menengok jaring ikan di sekitar Pulau Popole, Lip melihat adanya benda terapung dan setelah didekati ternyata benda tersebut adalah sesosok mayat.

Lip segera memberitahu rekan-rekannya dan melapor ke Pos Bintara Pembina Potensi Maritim (Binpotmar) Labuan.

Proses Evakuasi oleh Tim SAR Gabungan

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Pos Binpotmar bersama tim SAR gabungan menggunakan perahu nelayan menuju lokasi.

Mayat ditemukan dalam posisi tengkurap dan tubuh masih utuh. Jenazah kemudian dibawa ke darat dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Labuan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Korban Sudah Diketahui

Hasil pemeriksaan medis mengidentifikasi korban sebagai Oyok Suheri bin Didi (40), warga Kampung Kadu Parasi, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.

Identitas korban dipastikan dari pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh pihak medis.

Proses evakuasi berjalan lancar berkat posisi jenazah yang mengapung di permukaan laut, sehingga memudahkan pemindahan ke darat.

Komitmen TNI AL dalam Misi Kemanusiaan

TNI AL menyatakan keterlibatannya dalam evakuasi ini sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Baca Juga:  Orang Tua Murid Polisikan Wakepsek SMP di Tangerang atas Dugaan Pencabulan

“Prajurit Jalasena dimanapun berada akan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya termasuk dalam misi pencarian dan pertolongan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara,” ungkap Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada MPN Indonesia pada Senin (16/6).

(RIF/NID/RAD)

Trending