Berita
Kronologi Kebakaran Kandang Ayam di Serang Banten, Ribuan Ayam Mati
Kronologi kandang ayam Firman Group terbakar setelah warga di Padarincang, Serang, melakukan aksi protes terkait bau dan pencemaran lingkungan.
MPN Indonesia 25 November 2024 - Kebakaran melanda kandang ayam milik Firman Group di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, pada Minggu (24/11).
Insiden tersebut diduga dipicu oleh aksi pembakaran yang dilakukan warga sekitar sebagai bentuk protes terhadap keberadaan peternakan tersebut.
Kronologi Kebakaran
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Kampung Cibetus, Desa Curugoong.
Ribuan ayam dilaporkan mati akibat kejadian ini, sementara kerugian material yang dialami pemilik kandang juga diperkirakan sangat besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pembakaran ini diduga dilakukan karena warga merasa terganggu oleh dampak lingkungan dari peternakan tersebut.
Kapolsek Padarincang, Iptu Maryono, membenarkan bahwa kebakaran ini terkait dengan protes warga.
“Ya, betul, ada kandang ayam yang dibakar oleh warga barusan,” ujarnya saat dihubungi.
Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk tekanan agar peternakan menghentikan operasinya.
“Warga ingin menutup kandang ayam tersebut karena dianggap merusak lingkungan,” jelas Maryono.
Penanganan di Lokasi
Usai kebakaran, pihak kepolisian memasang garis polisi di area kandang yang terbakar. Aparat juga dikerahkan untuk berjaga guna mencegah potensi aksi susulan.
“Kami masih di lokasi, nanti saya update lagi perkembangannya,” kata Iptu Maryono.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami insiden tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai pelaku maupun proses hukum yang akan dilakukan.
Dugaan Pemicu dan Respons Warga
Peternakan ayam milik Firman Group diketahui telah lama menjadi sorotan warga di sekitar Kampung Cibetus.
Aktivitas peternakan ini dianggap menimbulkan bau tak sedap serta berpotensi mencemari lingkungan.
Meski begitu, aksi pembakaran ini menyebabkan kerugian besar bagi pihak perusahaan, dengan ribuan ayam mati dan fasilitas peternakan yang rusak.
Firman Group belum memberikan pernyataan resmi terkait kerugian maupun langkah yang akan diambil pascakejadian ini.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
