Viral
Viral! Damkar Bantu Bujuk Remaja di Bekasi yang Kabur saat akan Disunat
Remaja 15 tahun di Bekasi kabur dari rumah karena takut disunat. Orang tua minta bantuan Damkar hingga proses bujuk rayu berlangsung dramatis.
Jawa Barat, MPN Indonesia 7 Januari 2026 - Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun berinisial F kabur dari rumahnya di Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (5/1).
Aksi tersebut dipicu ketakutan F untuk menjalani sunat, hingga membuat orang tuanya meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi.
Petugas Damkar yang datang ke lokasi mendapati F sudah melarikan diri.
Proses pembujukan pun berlangsung cukup dramatis karena remaja tersebut menangis histeris dan terus menghindari petugas.
Bahkan, aksi kejar-kejaran antara petugas dan F sempat terekam dalam video dan beredar di media sosial.
“Pas kami datang ke rumahnya, anaknya kabur. Kami tunggu sampai dia datang lagi, akhirnya datang kembali, dan dibujuk oleh tim. Jadi usia sudah 15 tahun tapi takut disunat,” ujar Komandan Regu 1 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih saat dikonfirmasi pada Selasa (6/1), dikutip MPN Indonesia dari Kompascom, Rabu (7/1).
Orang Tua Minta Bantuan Damkar
Musa menjelaskan, orang tua F merasa kewalahan karena sang anak belum juga mau disunat meski usianya sudah cukup.
Kondisi itu bahkan membuat F sempat mogok sekolah, sehingga keluarga akhirnya meminta bantuan Damkar.
“Jadi anak itu tadinya mogok sekolah. Si orang tuanya kebingungan karena anak itu nakal, belum sunat. Jadi minta bantuan sama tim saya, Damkar Penyelamatan, untuk membujuk supaya anak itu mau disunat,” kata Musa.
Saat petugas tiba, F sempat bersembunyi di rumah warga sekitar dan menolak didekati.
Warga pun ikut menyaksikan proses pendekatan yang dilakukan oleh petugas Damkar di lokasi.
Proses Pendekatan hingga Bersedia Disunat
Petugas kemudian melakukan pendekatan secara persuasif dengan komunikasi intens dan menenangkan F secara perlahan.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah petugas Damkar berlari mengejar F sambil terus membujuk agar berhenti dan mau diajak berbicara.
Setelah kurang lebih satu jam proses bujuk rayu, F akhirnya bersedia untuk disunat.
Remaja tersebut kemudian dibawa menggunakan armada Disdamkarmat menuju lokasi sunat di Kampung Bulak Temu, Desa Sukabumi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.
“Akhirnya dia mau kami bawa dengan armada yang sudah disiapkan ke lokasi di Kampung Bulak Temu, tempat Haji Amung. Alhamdulillah sekarang sudah selesai disunat,” tutur Musa.
Ia menambahkan, ketakutan F diakui langsung oleh yang bersangkutan saat didekati petugas.
“Begitu kami datang, anaknya sempat kabur. Kami tunggu sampai dia kembali, lalu kami dekati secara perlahan. Dia mengaku takut, meskipun usianya sudah 15 tahun,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
