Berita
Warga TPA Bangkonol Tolak Tampung Sampah dari Tangsel: Imbasnya Luar Biasa
Warga Desa Bangkonol, Kabupaten Pandeglang, menolak kerja sama pengiriman sampah dari Tangsel ke Tempat Pembuangan TPA Bangkonol.
Banten, MPN Indonesia 6 Agustus 2025 - Warga Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Banten, menolak kerja sama pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol.
Penolakan disampaikan langsung oleh warga saat mendatangi Sekretariat DPRD Pandeglang pada Senin (4/7).
Salah satu warga, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa bau busuk dari TPA Bangkonol sudah sangat mengganggu, terutama sejak sampah dari luar daerah seperti Kabupaten Serang mulai dibuang ke lokasi tersebut.
“Selama ini dengan (TPA Bangkonol) masih open dumping, kita merasakan imbasnya luar biasa, bau busuk setiap pagi,” kata Ahmad Yani.
Yani menegaskan bahwa penambahan sampah dari Tangsel, yang diperkirakan mencapai 300–500 ton per hari, akan memperparah kondisi tersebut.
Ia juga menyebut bahwa masyarakat tidak pernah diajak musyawarah atau menyetujui kerja sama Pemkab Pandeglang dan Pemkot Tangsel.
“Yang paling memukul kami datang ke sini adalah klaim sepihak dari wakil bupati, bahwa masyarakat Bangkonol mengizinkan, menyetujui, itu tidak pernah ada,” ujarnya.
Infrastruktur TPA Bangkonol Belum Memadai
Warga menyampaikan bahwa kebijakan ini keliru karena infrastruktur pengelolaan sampah di TPA Bangkonol belum siap.
Menurut Ahmad Yani, sistem sanitary landfill belum tersedia di lokasi. Ia menyatakan bahwa seharusnya perangkat dan infrastruktur disiapkan terlebih dahulu sebelum menerima kiriman sampah dari luar daerah.
Ini terbalik sampah masuk dulu sementara semuanya belum ada kesiapan,” katanya.
Selain bau menyengat, warga juga merasakan dampak lingkungan lain yang serius, seperti pencemaran air sungai dan meningkatnya populasi hewan pengganggu.
“Saya meyakini air laundry itu bisa menyerap ke dalam tanah dan itu bisa mengontaminasi air kita. Sekarang banyak tikus, kemudian lalat, nyamuk otomatis,” ujar Yani.
Kerja Sama Pemkab Pandeglang-Pemkot Tangsel
Adapun kerja sama antara Pemkab Pandeglang dan Pemkot Tangerang Selatan telah resmi diteken sebelumnya.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyatakan bahwa target pengiriman sampah dari Tangsel ke TPA Bangkonol mencapai 300 sampai 500 ton per hari.
“PAD Rp9 miliar kalau targetan 500 ton per hari bisa terpenuhi,” kata Iing pada 28 Juli lalu.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
