Connect with us

Internasional

Donald Trump Sempat Ingin Jadikan Gaza seperti Neraka, Namun Kini Los Angeles yang Alami Kebakaran Hebat

Los Angeles menghadapi kebakaran terburuk dalam sejarahnya usai Donald Trump ancam Timur Tengah dalam pidatonya.

habigates

Published

on

Donald Trump Sempat Ingin Jadikan Gaza seperti Neraka, Namun Kini Los Angeles yang Alami Kebakaran Hebat
Donald Trump Sempat Ingin Jadikan Gaza seperti Neraka, Namun Kini Los Angeles yang Alami Kebakaran Hebat. Gambar: ABC TV Reporter

MPN Indonesia 17 Januari 2025 - Los Angeles dilanda kebakaran hutan terburuk dalam sejarahnya. Kebakaran yang melanda wilayah ini telah menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, mengancam nyawa, dan memicu evakuasi besar-besaran.

Kejadian ini bertepatan dengan pernyataan kontroversial Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya mengancam akan menjadikan Gaza seperti “neraka“.

“Jika para sandera itu tidak kembali, saya tidak akan mengganggu perundingan Anda. Jika mereka tidak kembali pada saat saya mulai menjabat, kekacauan akan terjadi di Timur Tengah,” ucap Donald Trump.

“Dan saya mengatakannya lagi, jika kesepakatan ini tidak dilakukan dengan orang-orang yang mewakili negara kami, sebelum saya menjabat, semua neraka akan terjadi,” lanjut Donald Trump.

Kebakaran Hutan di Los Angeles

Pada Selasa malam (7/1), kebakaran besar mulai melanda kawasan Pacific Palisades di Los Angeles.

Api dengan cepat menyebar, menghancurkan ratusan rumah dan menyebabkan evakuasi lebih dari 179.000 penduduk.

Kebakaran ini semakin diperparah oleh angin Santa Ana yang mencapai kecepatan hingga 160 kilometer per jam, menjadikan upaya pemadaman semakin sulit.

Lebih dari 770 hektare lahan telah hangus, termasuk kawasan permukiman di lereng bukit Los Angeles.

Gubernur California, Gavin Newsom, menyatakan bahwa lebih dari 1.400 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menangani situasi ini.

“Kami akan melakukan segalanya untuk melindungi nyawa dan properti,” ujar Newsom.

Di sisi lain, angin kencang membuat helikopter dan pesawat pemadam kebakaran sulit beroperasi, sehingga tim darat menghadapi tantangan besar.

Akibat kebakaran ini, 30.000 bangunan berada di bawah ancaman, sementara 167.000 orang mengalami pemadaman listrik.

Baca Juga:  Hadiri KTT Mesir, Prabowo akan Saksikan Perdamaian Perang di Gaza

Evakuasi dan Dampak Sosial

Bencana ini memaksa warga Los Angeles untuk meninggalkan rumah mereka dengan membawa barang seadanya.

Di Pacific Palisades, jalan raya penuh dengan kendaraan yang ditinggalkan oleh warga yang melarikan diri dengan berjalan kaki.

Laporan dari lokasi menunjukkan kepanikan, dengan orang-orang membawa anak-anak, hewan peliharaan, dan barang berharga.

Ucapan Trump dan Gaza yang Menjadi Sorotan

Sehari sebelum kebakaran terjadi, Donald Trump membuat pernyataan keras terkait situasi di Timur Tengah.

Ia mengancam akan menjadikan Gaza seperti “neraka” jika kelompok Hamas tidak membebaskan sandera Israel sebelum pelantikannya pada 20 Januari 2025.

Namun, ironi dari situasi ini menjadi bahan pembicaraan publik.

Beberapa pihak mengaitkan ucapan Trump tentang “neraka” dengan kondisi di Los Angeles yang kini dilanda kebakaran hebat.

Upaya Penanggulangan

Presiden AS saat ini, Joe Biden, membatalkan rencana kunjungannya ke Riverside County untuk memantau langsung situasi kebakaran.

Sementara itu, pemerintah federal menyetujui hibah darurat untuk membantu biaya pemadaman kebakaran di California.

"מחבר תוכן מרתק בכל הפלטפורמות, יוצר יצירות ייחודיות, מותאמות SEO ואנושיות שמעניקות השראה, מידע וחיבור."

Trending