Internasional
Emirates Setop Sementara Semua Penerbangan Imbas Konflik di Timur Tengah
Emirates, salah satu maskapai penerbangan internasional terbesar di dunia, menghentikan seluruh operasional penerbangannya dari dan menuju Dubai.
MPN Indonesia 2 Maret 2026 - Emirates, salah satu maskapai penerbangan internasional terbesar di dunia, menghentikan seluruh operasional penerbangannya dari dan menuju Dubai.
Langkah itu diambil menyusul penutupan wilayah udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah akibat eskalasi konflik yang dipicu serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Penutupan wilayah udara terjadi setelah serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memicu respons balasan Iran dan menciptakan ketegangan tinggi di kawasan.
Diketahui, beberapa negara seperti UEA, Qatar, Kuwait, Iran, Irak, dan Bahrain telah menutup atau membatasi akses wilayah udara mereka.
Pernyataan Emirates
Emirates mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memantau perkembangan terkini.
“Kami secara aktif memantau situasi, berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait, dan menyesuaikan operasional kami sesuai dengan perkembangan terkini,” kata maskapai, dikutip MPN Indonesia dari Gulf News, Senin (2/3).
“Emirates mematuhi semua persyaratan peraturan dan mengikuti panduan yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan,” tambahnya.
Maskapai ini juga menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang dan menyebutkan bahwa mereka memberikan bantuan berupa pemesanan ulang, pengembalian dana, dan pengaturan perjalanan alternatif.
“Keselamatan dan keamanan penumpang serta awak kabin tetap menjadi prioritas utama kami,” ucap Emirates.
Gangguan Penerbangan Global Ikut Terganggu
Penutupan wilayah udara ini memicu gangguan penerbangan secara global.
Selain Emirates, maskapai lain seperti Qatar Airways dan Lufthansa juga menangguhkan operasinya ke kawasan tersebut.
Qatar Airways menyatakan akan memberikan pembaruan lebih lanjut pada Senin (2/3).
Sementara itu, Lufthansa memperpanjang penghentian penerbangan ke wilayah terkait hingga 8 Maret.
Mengutip data FlightRadar24 per Minggu (1/3), wilayah udara Iran, Irak, Kuwait, Israel, Bahrain, UEA, dan Qatar bersih dari segala kegiatan penerbangan.
Sementara itu, bandara di luar kawasan Timur Tengah seperti di Bali (Indonesia), Frankfurt (Jerman), dan Kathmandu (Nepal) ikut terdampak.
Mengutip laporan Reuters, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terlihat antrean panjang karena penumpang menunggu kepastian penerbangan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
