Connect with us

Internasional

Gandeng Crypto, Donald Trump Izinkan Truth Social Dipakai Berjudi

Truth Social akan menambahkan fitur taruhan dengan menggandeng Crypto.com sebagai mitra kerja sama.

Logompn

Published

on

Gandeng crypto, donald trump izinkan truth social dipakai berjudi
Donald Trump Izinkan Truth Social Dipakai Berjudi | Gambar: Instagram/@potus

MPN Indonesia 31 Oktober 2025 - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengizinkan platform media sosial miliknya, Truth Social, digunakan sebagai tempat untuk berjudi daring.

Truth Social, yang berada di bawah naungan Trump Media and Technology Group (TMTG), akan menambahkan fitur taruhan dengan menggandeng Crypto.com sebagai mitra kerja sama.

Lewat kolaborasi ini, pengguna dapat memasang taruhan pada isu-isu yang sedang tren seperti pemilu, perubahan suku bunga, inflasi, hingga harga komoditas seperti emas dan minyak.

“Hal ini memungkinkan pengguna bertaruh pada topik seperti pemilu, perubahan suku bunga dan inflasi, dan harga komoditas seperti emas dan minyak, serta pertandingan dari liga olahraga besar,” demikian pernyataan resmi dari TMTG, dikutip MPN Indonesia dari AFP pada Jumat (31/10).

Regulasi Pasar Prediksi di AS

Pemerintah federal Amerika Serikat tidak menggolongkan pasar prediksi sebagai bentuk perjudian langsung.

Aktivitas ini diawasi oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC), bukan oleh lembaga pengawas perjudian negara bagian yang biasa mengatur kasino atau lotere.

Pengguna di platform ini akan membeli kontrak untuk produk finansial. Keuntungan akan diperoleh jika prediksi mereka benar, seperti menebak hasil pemilu atau pertandingan olahraga.

Truth Social mengikuti tren yang sedang berkembang dalam sektor teknologi finansial. Aplikasi serupa tengah populer di kalangan anak muda, meski memicu kekhawatiran soal potensi kecanduan dan kerugian finansial.

Di Tengah Merugi, TMTG Lirik Potensi Pasar Prediksi

TMTG diketahui telah meluncurkan berbagai proyek lain, termasuk produk finansial berbasis kripto dan layanan video streaming.

Namun, pendapatan perusahaan pada paruh pertama tahun 2025 hanya mencapai US$1,7 juta (sekitar Rp27 miliar), sementara kerugian bersih tercatat sebesar US$51,7 juta (sekitar Rp882 miliar), berdasarkan dokumen Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Baca Juga:  China Soal Tarif Trump: Ketika Ditantang, Kami Tak Akan Pernah Mundur

Sementara itu, pasar prediksi dinilai memiliki potensi besar di mana pada awal bulan ini, Intercontinental Exchange, pengelola Bursa Efek New York, menginvestasikan US$2 juta (sekitar Rp32 miliar) ke salah satu platform prediksi ternama, Polymarket.

(ADN/NID/RAD)

Trending