Internasional
Israel Bom Tenda Jurnalis di Gaza, 1 Orang Tewas dan 7 Lainnya Alami Luka Bakar Parah
Serangan udara Israel di dekat RS Nasser, Gaza, menewaskan 1 jurnalis Palestina dan melukai 7 lainnya.
MPN Indonesia 8 April 2025 - Pasukan Israel melancarkan serangan udara terhadap tenda jurnalis di dekat Rumah Sakit Nasser, Khan Yunis, Jalur Gaza, pada Senin dini hari (7/4).
Serangan tersebut menyebabkan satu jurnalis Palestina tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka, termasuk luka bakar parah. Insiden ini memperpanjang daftar korban dari kalangan jurnalis dalam konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina di Gaza.
Serangan di Dekat Rumah Sakit Khan Yunis
Serangan udara terjadi di sekitar area medis yang kerap digunakan sebagai tempat berlindung oleh warga sipil dan jurnalis.
Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera melaporkan bahwa korban tewas adalah jurnalis Palestina bernama Helmi Al-Faqawi. Sementara itu, menurut Quds News Network, jurnalis lainnya, Ahmed Mansour, mengalami luka bakar parah, dan satu jurnalis berada dalam kondisi kritis setelah kepalanya tertembus serpihan peluru.
Sebelum pengeboman terhadap tenda jurnalis ini, pasukan Israel juga mengebom sebuah rumah di wilayah Khan Yunis. Serangan tersebut menyebabkan sembilan orang meninggal dunia, mayoritas korban adalah anak-anak.
Meningkatnya Korban Jurnalis dan Medis di Gaza
Forum Jurnalis Palestina menyampaikan kecaman keras terhadap serangan yang mereka nilai sebagai tindakan yang sengaja mengincar pekerja media.
Dalam pernyataannya, Tel Aviv dituduh telah melanggar seluruh konvensi dan hukum internasional terkait perlindungan terhadap jurnalis dalam zona konflik.
Konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah mencatat jumlah korban jurnalis yang sangat tinggi.
Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari data Watson Institute for International and Public Affairs, sebanyak 232 jurnalis telah tewas di Gaza hingga (1/4). Jumlah ini menjadikan perang Israel di Gaza sebagai konflik paling mematikan bagi jurnalis dalam sejarah, melampaui korban pada Perang Dunia Pertama dan Kedua.
Selain jurnalis, tenaga medis juga menjadi sasaran dalam konflik ini. Dalam insiden terpisah di Rafah pekan lalu, pasukan Israel diketahui membunuh 15 tenaga medis.
Meskipun semula pihak militer Israel membantah keterlibatan, video rekaman dari ponsel salah satu korban menunjukkan pasukan bersenjata Israel menembaki tenaga medis berseragam dan kendaraan ambulans yang mereka operasikan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
