Connect with us

Internasional

Maroko Luncurkan Bantuan Darurat Nasional usai Diterjang Banjir Bandang yang Tewaskan 37 Orang

Banjir bandang di Kota Safi, Maroko, menewaskan 37 orang akibat hujan deras. Pemerintah meluncurkan bantuan darurat dan menghentikan aktivitas sekolah.

Logompn

Published

on

Maroko luncurkan bantuan darurat nasional usai diterjang banjir bandang yang tewaskan 37 orang
Maroko Luncurkan Bantuan Darurat Nasional usai Diterjang Banjir Bandang yang Tewaskan 37 Orang. Gambar : Dok. AFP

MPN Indonesia 18 Desember 2025 - Sedikitnya 37 orang tewas akibat banjir bandang yang melanda Kota Safi, wilayah pesisir barat Maroko, pada Minggu (14/12).

Bencana alam ini dipicu curah hujan sangat deras selama sekitar satu jam yang memicu arus lumpur besar, menghanyutkan kendaraan, serta menjebak warga di dalam bangunan.

Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera pada Kamis (18/12), otoritas setempat melaporkan distrik Bab Chabaa menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah, dengan ketinggian air mencapai hingga empat meter di sejumlah titik.

Selain korban meninggal, sebanyak 20 orang mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Mohammed V di Safi.

Enam pasien telah dipulangkan, sementara 14 lainnya masih menjalani perawatan, termasuk dua orang di unit perawatan intensif.

Kerusakan dan Dampak Aktivitas Warga

Banjir bandang menyebabkan kerusakan pada sekitar 70 rumah dan toko.

Lumpur dan puing-puing yang menutup jalanan memaksa seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah di Provinsi Safi dihentikan sejak Senin (15/12).

Kerusakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah infrastruktur jalan.

Jalan Provinsi 2300 yang menghubungkan Kota Safi dengan Kota Hrara, sekitar 20,5 kilometer di timur laut Safi, dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Di media sosial beredar gambar arus lumpur yang menyeret mobil serta merusak bangunan di kawasan tersebut.

Operasi Bantuan Darurat Nasional

Menanggapi bencana tersebut, Pemerintah Maroko meluncurkan operasi bantuan darurat nasional pada Selasa (16/12).

Operasi ini mencakup distribusi bahan pangan, selimut, peralatan pemanas, serta kebutuhan pokok lainnya, sekaligus penyediaan tempat penampungan sementara bagi warga yang mengungsi.

Baca Juga:  Banjir Jakarta: 31 RT di Jaksel Terendam, Ini Lokasinya

Program bantuan ini dirancang untuk menjangkau sekitar 73.000 rumah tangga di 28 provinsi yang terdampak banjir bandang, hujan deras, cuaca dingin ekstrem, dan badai salju.

Cuaca Ekstrem dan Penanganan Darurat

Otoritas meteorologi Maroko mengeluarkan peringatan merah terkait potensi salju hingga setebal 80 sentimeter di Pegunungan High Atlas.

Selain itu, peringatan oranye juga diberlakukan untuk hujan deras di wilayah tengah dan utara negara tersebut.

Di kawasan Pegunungan Ouarzazate, ketebalan salju dilaporkan mencapai 50 sentimeter, dengan suhu malam hari turun hingga di bawah nol derajat Celsius.

Pemerintah menyatakan langkah-langkah darurat telah diambil untuk mengamankan wilayah terdampak serta memberikan dukungan langsung kepada masyarakat.

Kantor gubernur Safi menyampaikan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung, seiring upaya pengamanan daerah terdampak dan pemenuhan kebutuhan warga.

Direktorat Pendidikan Nasional Provinsi Safi juga mengonfirmasi bahwa seluruh aktivitas sekolah di kota dan sekitarnya ditangguhkan sejak Senin (15/12).

Penyelidikan dan Kesaksian Warga

Kejaksaan Umum Maroko telah memerintahkan penyelidikan guna mengidentifikasi penyebab utama banjir bandang, termasuk kemungkinan kegagalan infrastruktur seperti sistem drainase yang tidak memadai.

Sejumlah laporan media Internasional menyebut beberapa pemilik toko tidak sempat menyelamatkan diri karena mengunci diri di dalam bangunan saat air naik dengan cepat.

Seorang aktivis hak asasi manusia berusia 67 tahun melaporkan adanya korban yang terjebak di dalam toko.

Sementara itu, seorang ibu dengan enam anak menyatakan seluruh harta bendanya hilang akibat banjir, dan warga lainnya mengaku hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian yang dikenakan.

Banjir bandang di Safi terjadi hanya beberapa hari setelah insiden runtuhnya dua bangunan di Kota Fes yang menewaskan 22 orang.

Baca Juga:  TNI AD Salurkan Puluhan Starlink ke Wilayah Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

(ADN/NID/RAD)

Trending