Connect with us

Internasional

Trump Resmi Berlakukan Bea Masuk 25% pada Impor Baja dan Aluminium ke AS

Trump kembali memperketat kebijakan proteksionisme dengan tarif 25% untuk baja dan aluminium.

habigates

Published

on

Trump Resmi Berlakukan Bea Masuk 25% Pada Impor Baja Dan Aluminium Ke As
Trump Resmi Berlakukan Bea Masuk 25% pada Impor Baja dan Aluminium ke AS. Gambar: Reuters

MPN Indonesia 13 Februari 2025 - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan tarif 25 persen terhadap impor aluminium dan baja pada Senin (10/2).

Langkah ini diterapkan tanpa pengecualian bagi negara mana pun.

Keputusan ini menegaskan kebijakan proteksionisme perdagangan yang telah menjadi ciri khas pemerintahan Trump sejak menjabat pada 2017.

Dengan tarif baru ini, pemerintah AS berupaya melindungi industri domestik dari persaingan harga yang dianggap tidak adil dalam perdagangan internasional.

Dampak Kebijakan terhadap Perdagangan Baja dan Aluminium

Meski Kanada, Brasil, dan Meksiko merupakan pemasok utama baja bagi AS, kebijakan ini juga berdampak tidak langsung pada China.

Sebagai produsen baja terbesar dunia, China tetap memasok ke AS melalui jalur tidak langsung, seperti diekspor ke negara lain sebelum dikirim kembali ke AS.

Impor aluminium dan baja memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri AS, termasuk otomotif, penerbangan, serta proyek infrastruktur seperti jembatan dan jaringan listrik.

Tarif yang lebih tinggi ini berpotensi meningkatkan biaya produksi akibat naiknya harga bahan baku.

Di sisi lain, produsen dalam negeri dapat menaikkan harga karena berkurangnya persaingan dari produk impor yang lebih murah.

Sebelumnya, penerapan tarif pada 2018 sempat menurunkan impor baja dan meningkatkan produksi domestik.

Namun, banyak perusahaan AS tetap mencari sumber dari negara lain dengan harga lebih rendah, sehingga peningkatan produksi baja dalam negeri tidak bertahan lama.

Reaksi Global terhadap Kebijakan Tarif Baru

Langkah Trump ini mendapat beragam tanggapan dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga:  Kim Jong Un Diisukan Takut Diculik Donald Trump

Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, Kevin Hassett, menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari strategi America First, yang menekankan kemandirian industri baja domestik.

Di sisi lain, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengkritik kebijakan ini dan berjanji akan melawan potensi tarif tambahan yang dikenakan AS terhadap produk-produk dari Uni Eropa.

Sekitar 25 persen ekspor baja Eropa dikirim ke AS, sehingga kebijakan ini dinilai dapat berdampak besar bagi industri di kawasan tersebut.

Inggris juga menganggap kebijakan ini sebagai pukulan telak bagi industri baja mereka.

Sementara itu, China, yang sebelumnya menjadi sasaran tarif AS, merespons dengan menerapkan tarif balasan terhadap produk-produk AS, seperti batu bara dan gas alam cair.

Dampak bagi Ekspor Aluminium Indonesia

Kebijakan ini turut berdampak pada Indonesia, yang merupakan salah satu eksportir aluminium ke AS.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor aluminium ekstrusi dari Indonesia ke AS meningkat dari US$75 juta pada 2019 menjadi US$102 juta pada 2023.

Namun, pada Januari-Agustus 2024, nilai ekspor tersebut mengalami penurunan tajam, dari US$79,5 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$41 juta.

Penurunan ini diduga terkait dengan kebijakan tarif baru AS, yang membuat produk aluminium asal Indonesia menjadi kurang kompetitif di pasar AS.

Trump Pertimbangkan Tarif Tambahan di Sektor Lain

Selain tarif baja dan aluminium, Trump juga mengisyaratkan kemungkinan penerapan tarif tambahan untuk produk lain, termasuk mobil, farmasi, dan chip komputer.

Ia juga berencana mengumumkan “tarif timbal balik” untuk menyamai tarif yang dikenakan negara lain terhadap produk AS.

Sebelumnya, Trump telah memberlakukan berbagai tarif selama masa jabatannya, terutama terhadap China, Meksiko, dan Kanada.

Baca Juga:  Netanyahu dan Donald Trump Berencana Pindah Paksa Warga Gaza

Namun, untuk Kanada dan Meksiko, Trump sempat menangguhkan tarif selama sebulan setelah kedua negara berjanji memperketat pengawasan terhadap arus narkoba fentanil dan migrasi ilegal ke AS.

"מחבר תוכן מרתק בכל הפלטפורמות, יוצר יצירות ייחודיות, מותאמות SEO ואנושיות שמעניקות השראה, מידע וחיבור."

Trending