Connect with us

Lifestyle

Apa Itu TBC Laten? Mengapa Harus Diwaspadai? Simak Penjelasannya!

TBC laten tanpa gejala bisa berubah aktif dan menular saat imun lemah. Terapi pencegahan penting untuk lindungi kelompok berisiko dan tekan penyebaran.

Logompn

Published

on

Apa itu tbc laten mengapa harus diwaspadai simak penjelasannya!
Tuberkulosis (TBC). Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 April 2025 - Tuberkulosis (TBC) laten adalah kondisi infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang tidak menunjukkan gejala aktif namun tetap berisiko berkembang menjadi penyakit TBC yang menular.

Meskipun tanpa gejala, kondisi ini harus diwaspadai karena dapat berujung pada TBC aktif saat sistem imun melemah.

Dr. Mira Yudanti, dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, menekankan pentingnya pengobatan TBC laten untuk menjaga kesehatan fisik dan menekan penyebaran TBC di masyarakat.

Mekanisme Penularan dan Jenis TBC

TBC ditularkan melalui udara, terutama dari pasien dengan TBC paru aktif yang berbicara, batuk, atau bersin.

“Penularannya melalui udara, jadi sifatnya airborne, lebih menular ya daripada COVID, kalau COVID kan droplet,” ujar Dr. Mira Yudanti, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, pada Selasa (22/4).

Bakteri ini paling sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menjangkau organ lain seperti otak, mata, kulit, kelenjar getah bening, dan sistem reproduksi.

TBC dibedakan menjadi dua jenis, yaitu TBC paru dan TBC ekstra paru.

Gejala TBC paru meliputi batuk lebih dari dua minggu, batuk berdarah, penurunan berat badan, hilangnya nafsu makan, dan keringat malam.

Namun, tidak semua pasien menunjukkan gejala serupa.

“Manifestasi klinis dari setiap orang yang terkena TBC itu bisa sangat bervariasi satu sama lain,” jelas Dr. Mira.

Apa Itu TBC Laten?

TBC laten terjadi ketika seseorang telah terinfeksi bakteri TBC, tetapi tidak menunjukkan gejala karena sistem imun masih mampu menekan aktivitas bakteri.

Baca Juga:  Tips Ampuh Cegah Penuaan Dini: Konsumsi 10 Makanan Ini!

“Itu yang disebut dengan infeksi TBC laten,” ungkap Dr. Mira.

“Sudah pernah terinfeksi TB tapi tidak sama dengan sakit TBC,” tambahnya.

Infeksi ini hanya bisa diketahui melalui tes mantoux atau tes IGRA, yang menunjukkan adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis dalam tubuh.

Kondisi ini berbahaya jika tidak ditangani, karena bakteri TBC bisa “bangun” saat daya tahan tubuh melemah dan berubah menjadi penyakit aktif yang menular.

Terapi Pencegahan TBC (TPT)

Untuk mencegah perkembangan TBC laten menjadi TBC aktif, dilakukan Terapi Pencegahan TBC (TPT).

TPT terdiri dari regimen obat-obatan seperti isoniazid selama enam bulan atau kombinasi rifapentin dan INH selama tiga bulan, sekali seminggu.

“Terapi pencegahan TBC ini adalah tujuannya terutama untuk mencegah supaya TBC yang tadinya memang sudah ada di dalam badan kita itu tetap tidur,” kata Dr. Mira.

Terapi ini terbukti efektif memberikan proteksi selama 3–5 tahun, dan direkomendasikan bagi kelompok berisiko seperti orang dengan HIV, pasien kemoterapi, pasien autoimun yang memakai obat imunosupresif, dan kontak erat serumah dengan penderita TBC aktif.

Pengalaman Kader Lapangan

Ibu Jatmina, kader pendamping pasien TBC di Jakarta Timur, adalah salah satu penerima TPT. Ia secara proaktif meminta terapi karena sering bersentuhan langsung dengan pasien.

“Saya pribadi berinisiatif… karena saya sendiri langsung bersentuhan dengan pasien TBC paru,” ujar Jatmina.

Ia mengonsumsi kombinasi rifapentin dan INH sekali seminggu selama 12 minggu dan tidak merasakan efek samping yang berarti.

“Saya merasakan bahwa saya ternyata di sini ada perlindungan dari TPT tersebut,” tambahnya.

Pengalaman ini memperkuat pentingnya terapi pencegahan bagi individu dengan risiko tinggi meskipun mereka tidak tinggal serumah dengan pasien.

Baca Juga:  Gondongan Melanda Ciamis, Belasan Anak SD Terinfeksi

Pentingnya Edukasi dan Kepatuhan Terapi

Meskipun TPT memiliki efek perlindungan yang tinggi, kepatuhan konsumsi obat menjadi faktor penting.

“Dosis TPT itu memang harus diselesaikan… jika tidak konsumsi TPT secara lengkap, efek proteksinya mungkin tidak maksimal,” ucap Dr. Mira.

Ia juga menyoroti perlunya edukasi masyarakat, karena masih banyak yang enggan minum obat pencegahan karena merasa tidak sakit.

“Pemahaman masyarakat kita masih berasumsi bahwa ‘saya kan enggak sakit kok saya minum obat’… sedangkan TPT itu untuk perlindungan ke depannya,” ungkap Jatmina.

Penanganan TBC di Masyarakat

Di Jakarta Timur, tempat Ibu Jatmina bertugas, kasus TBC cukup tinggi, terutama karena kondisi lingkungan yang lembap dan kurangnya ventilasi.

Ia mengungkapkan bahwa stigma sosial dan ketidaksediaan pasien mengungkap status kesehatannya turut memperparah penyebaran.

“Stigma dan diseminasi masih tinggi… padahal penularan TB paru itu dari udara,” katanya.

Sistem investigasi kontak kini dilakukan oleh puskesmas melalui kader seperti Ibu Jatmina, yang mengunjungi rumah pasien dan melakukan skrining pada penghuni rumah lain.

Ini bertujuan untuk mendeteksi infeksi TBC laten dan memberikan TPT jika diperlukan.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal8 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga28 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional38 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending